LINGKARPENA.ID | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STISIP Syamsul ‘Ulum Cabang Sukabumi menggelar kegiatan ‘Public Discussion’ dengan tema “Ajengan Mama KH Ahmad Sanusi Sebagai Pendobrak Kebuntuan Sidang BPUPKI”. Dalam diskusi tersebut turut mengundang Mahasiswa, Ormas-ormas Islam dan elemen masyarakat lainnya, Selasa, (02/8/22) kemarin.
“Selain kami menuntut ilmu di Kampus STISIP Syamsul ‘Ulum, yang mana sebagai instansi pencetak generasi bangsa. Kami juga berupaya mengajak kepada para elemen masyarakat untuk lebih mengenal tentang pemikiran Mama Ajengan KH Ahmad Sanusi dalam berbagai konsep. Baik pendidikan, keagamaan, sosial dan lainnya,” ucap penanggung jawab kegiatan, Dede Sumarna, kepada awak media.
Sementara itu Koordinator SC, Saeful Bukhori mengatakan, kegiatan seperti ini bisa menjadi pematik dalam menyalakan semangat dan ketertarikan generasi muda dalam menyebarkan syiar dan dakwah terhadap pemikiran Mama Ajengan Ahmad Sanusi.
“Kami berupaya untuk mensosialisasikan tentang pemikiran Mama Kyai. Kami juga berupaya dan siap mengawal terkait pengukuhan Mama Ajengan KH Ahmad Sanusi, sebagai Pahlawan Nasional,” sambungnya.
Hal senada juga disampaikan oleh inisiator lainnya Ade Roni Ronaldo sebagai Ketua Pelaksana Kegiatan, menurutnya ada berbagai fase yang perlu dilakukan oleh HMI Komisariat Syamsul ‘Ulum dan bernilai sangat positif. Bahkan pihak keluargapun merespon dengan sangat baik terkait gerakan yang dilaksanakan.
“HMI Komisariat STISIP Syamsul ‘Ulum dan HMI Syamsul ‘Ulum, akan sama-sama bersinergi dalam mewujudkan Mama Ajengan KH Ahmad Sanusi sebagai Pahlawan Nasional,” tandasnya.






