Program Rehabilitasi Narkoba Lapas Warungkiara, Ini Pesan Kalapas dan WBP

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Lapas kelas IIB Waarungkiara, Ahmad Tohari, saat memberikan keterangan pers usai penutupan program rehabilitasi sosial narkoba warga binaan tahun anggaran 2022 di Aula Gazebo Lapas Warungkiara, Selasa (3/8/22).| Foto: Ahmad Zazuli

LINGKARPENA.ID | Program rehabilitasi sosial narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Warungkiara resmi ditutup oleh Kepala Lapas Ahmad Tohari di Aula Gazebo, Lapas Warungkiara, Rabu, 3 Agustus 2022.

Pada kegiatan penutupan tersebut turut hadir BNNK Kabupaten Sukabumi, yang diwakili Kasi rehabilitasi Bambang Sutejo, Konselor, jajaran petugas lapas serta 200 warga binaan pemasyarakatan yang mengikuti program rehabilitasi tahun anggaran 2022.

Baca juga:  Longsor di Sukabumi, Timbun Rumah Warga

Kalpas dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap BNNK atas program yang sudah dibangun, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik hingga akhir.

Momen foto bersama | Akoy Khoerudin

“Ini merupakan program khusus dari pemerintah melalui direktorat adanya rehabilitasi untuk khusus napi kasus narkoba. Makanya kami melakukan sinergitas dengan BNNK dibantu para konselor dengan tujuan mengingatkan akan bahaya narkoba,” ujar Tohari.

Pos terkait