Hujan Angin Warnai Pembukaan Kemping Pramuka, Warga: Kita Butuh Jasa Pawang Hujan

Pembukaan Pramuka disambut hujan angin yang disertai petir, di lapang sepak bola Desa Girijaya Kecamatan Nagrak, Jumat (12/8/22).| Rudi Tanjung

LINGKARPENA.ID | Hujan dan angin disertai Guntur mewarnai pembukaan Kemping Pramuka di lapang sepak bola Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jumat 12 Agustus 2022.

Sejumlah peserta terpaksa harus dievakuasi ke SD Negeri Cireundeu, yang telah dipersiapkan oleh panitia kegiatan menyambut HUT Pramuka ke 61 untuk lokasi tempat berteduh. Karenanya sebagian tenda kemping belum mampu menampung jumlah peserta.

Baca juga:  Jalan Jampangkulon–Cikaso di Cimanggu Kembali Mulus, Warga Apresiasi Pengaspalan di Legok Bungur

Dari pantauan Lingkarpena.id dilokasi hujan angin disertai guntur terjadi sekitar pukul 13:30 wib. Terlihat beberapa peserta Pramuka yang datang mengunakan mobil pickup dalam kondisi basah kuyup karena kehujanan.

“Kami telah menyediakan lokasi untuk evakuasi ketika cuaca tidak mendukung seperti ini atau kejadian alam lainnya,” ungkap Elia salah satu panitia kepada awak media, Jum’at (12/08/2022).

Baca juga:  Diterjang Angin Kencang Masjid di Jampang Kulon Roboh

Lanjutnya, sejauh ini semua persiapan sudah dilakukan secara baik termasuk obat-obatan dan kebutuhan lainnya.

Kemping Pramuka ini dilaksanakan selama tiga hari yang dimulai dari Jumat 12 sampai tanggal 15 Agustus mendatang.

“Mudah-mudahan cuaca kembali cerah dan bersahabat agar kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Andi salah satu PKL dilokasi mengatakan, untuk kondisi cuaca seperti ini, sangat di perlukan jasa seorang pawang hujan.

Baca juga:  Cuaca Buruk Sebabkan Longsor di Dua Desa di Kecamatan Simpenan

“Kasihan anak-anak yang kehujanan, kalau ada pawang hujan mungki bisa membantu,” kata dia sembari tersenyum kecil.

Pos terkait