Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Satu Rumah Warga di Cikidang Sukabumi Roboh

LINGKARPENA.ID | Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan satu unit rumah warga roboh di Kampung Naringgul, Kedusunan Naringgul RT 006 RW 007, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Senin (29/12/2025) pagi.

 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Cikidang sejak dini hari. Kondisi cuaca ekstrem itu mengakibatkan struktur bangunan rumah milik seorang warga bernama Ibu Kiah tidak mampu menahan beban, hingga akhirnya roboh.

 

Baca juga:  Dua Ruko di Cicurug Tertimpa Pohon dan Melintang di Jalan Kabupaten

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cikidang, Angga, menyampaikan bahwa kejadian tersebut murni dipicu oleh faktor cuaca. “Hujan deras yang disertai angin kencang menjadi penyebab utama robohnya satu unit rumah warga di Kampung Naringgul. Saat kejadian, kondisi cuaca memang cukup ekstrem,” ujar Angga saat dikonfirmasi.

 

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, dampak dari kejadian tersebut menyebabkan satu keluarga terpaksa mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman karena rumahnya mengalami kerusakan berat dan tidak layak huni.

Baca juga:  Sungai Cibening Disoal Warga, Ini Penjelasan Camat Purabaya

 

“Untuk korban jiwa tidak ada. Namun satu keluarga terdampak harus mengungsi karena kondisi rumah sudah roboh dan tidak memungkinkan untuk ditempati,” jelas Angga.

 

Pasca kejadian, P2BK Kecamatan Cikidang langsung bergerak cepat melakukan koordinasi bersama perangkat desa dan kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tagana, serta relawan kebencanaan untuk melakukan assessment ke lokasi kejadian. Tim gabungan juga melakukan pendataan dampak serta kebutuhan mendesak bagi korban terdampak.

Baca juga:  Kapal Tongkang Pengangkut Batu Bara Kandas di Pantai Palabuhanratu Sukabumi

 

Menurut Angga, saat ini kebutuhan paling mendesak bagi keluarga terdampak adalah bantuan logistik berupa kebutuhan pokok pangan serta material bahan bangunan untuk perbaikan rumah. “Kami sudah menyampaikan laporan awal dan hasil assessment ke pihak terkait agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

 

Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, khususnya di wilayah rawan bencana hidrometeorologi, serta segera melapor kepada aparat setempat apabila terjadi kondisi darurat.

Pos terkait