Huntap Korban Pergerakan Tanah di Jampangtengah Mulai Dibangun, Bupati Sukabumi Tekankan Kolaborasi Pemulihan

Bupati Sukabumi saat melakukan peletakan batu pertama hunian tetap (huntap) korban pergrrakan tanah di Kecamatan Jampangtengah.| Sumber foto: tangkapan layar facebook pemkab sukabumi

LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kabupaten Sukabumi memulai pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah di Kecamatan Jampangtengah. Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Tbk Cabang Palabuhanratu, Senin (29/12/2025).

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampung Pangantrongan, Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah, sebagai bentuk nyata dukungan terhadap percepatan pemulihan pascabencana yang melanda wilayah tersebut.

 

Manajer Bisnis Komersial BJB Cabang Palabuhanratu, Prayogo Pangestu, menyampaikan bahwa program CSR ini difokuskan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban pergerakan tanah. Melalui pembangunan hunian tetap, diharapkan warga terdampak dapat kembali hidup lebih aman dan layak.

 

“Bantuan ini diharapkan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat terdampak. Mudah-mudahan seluruh proses pembangunan bisa rampung sebelum Ramadan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa pembangunan Huntap merupakan langkah strategis dan krusial dalam rangka pemulihan pascabencana. Ia menilai hunian tetap bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kebangkitan dan harapan baru bagi masyarakat yang terdampak.

 

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari lembaga kemanusiaan, sektor swasta, hingga masyarakat, guna meningkatkan penanggulangan bencana, mitigasi risiko, serta pemulihan sosial dan ekonomi warga.

 

“Peletakan batu pertama ini menjadi penanda semangat baru untuk bangkit dan menatap masa depan dengan penuh optimisme,” tegas Bupati.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pemulihan bencana dan pembangunan di Kabupaten Sukabumi, demi terwujudnya Sukabumi yang mubarakah.

 

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan paket sembako kepada para penerima manfaat, serta penyerahan simbolis CSR dari BJB Palabuhanratu untuk pembangunan hunian tetap sebanyak 16 unit rumah. Acara kemudian ditutup dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana pergerakan tanah.

Pos terkait