LINGKARPENA.ID | Jembatan Garuda Suci yang menghubungkan Kampung Sukamantri dan Cikaret, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, resmi diresmikan pada Senin (20/7/2026). Kehadiran jembatan yang dibangun melalui kolaborasi TNI bersama masyarakat itu disambut antusias warga karena dinilai mampu meningkatkan akses transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Peresmian dilakukan oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih bersama Bupati Sukabumi H. Asep Japar. Turut hadir jajaran TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat yang selama ini menantikan keberadaan jembatan tersebut.
Jembatan Garuda Suci merupakan program yang digagas Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto. Pembangunannya berlangsung sekitar 35 hari sejak Juni 2026 dengan melibatkan prajurit TNI dan partisipasi masyarakat setempat.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, keberadaan jembatan tersebut menjadi infrastruktur strategis yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
“Jembatan yang dibangun ini sangat strategis. Ini menjadi urat nadi masyarakat, baik untuk perekonomian, pendidikan, kesehatan maupun aktivitas lainnya. Kami sangat mengapresiasi TNI atas pembangunan ini sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Asep Japar.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda Suci juga menjadi bukti nyata perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap masyarakat desa melalui berbagai program prioritas nasional.
“Banyak program Pak Prabowo yang benar-benar menyentuh masyarakat desa, mulai dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, hingga Sekolah Rakyat. Jika seluruh program tersebut berjalan optimal, Insya Allah perekonomian desa akan semakin maju. Kami mendukung penuh seluruh program Presiden,” katanya.
Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda Suci merupakan program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Semoga jembatan ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi, mempererat silaturahmi antarwilayah, dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkapnya.
Manfaat jembatan tersebut juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Seorang warga Kampung Cikaret, Udat (72), mengaku akses transportasi kini jauh lebih mudah karena kendaraan roda empat sudah dapat melintasi jembatan tersebut.
“Alhamdulillah sekarang mobil sudah bisa lewat. Dulu hanya sepeda motor. Manfaatnya benar-benar terasa, terutama untuk mengangkut hasil pertanian dan perjalanan ke kota jadi lebih cepat,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Lina, warga lainnya. Ia menyebut Jembatan Garuda Suci menjadi jalur alternatif yang sangat membantu masyarakat, terutama saat terjadi kemacetan di jalan utama.
“Jembatan ini sering menjadi jalur alternatif ketika jalan utama macet. Selain itu, akses warga menuju tempat kerja maupun ke arah Jampangtengah juga menjadi lebih mudah,” katanya.
Usai peresmian, Pangdam III/Siliwangi bersama Bupati Sukabumi turut menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian kepada warga sekitar.






