Prihatin Jalan Rusak, Alie Simaung Turun Tangan Bangun Akses Warga di Cisaat Simpenan

Perbaikan Jalan rusak, Ali Simaung terjun langsung bersama warga Sangrawayang.[foto: ilustrasi/ist]

LINGKARPENA.ID | Kepedulian terhadap kondisi infrastruktur kembali ditunjukkan tokoh masyarakat Desa Sangrawayang, Kecamatan Cisaat, Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi, Alie Simaung. Ia memilih turun langsung membantu memperbaiki ruas jalan desa yang selama ini menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat.

 

Ruas jalan tetsebut adalah jalan yang menghubungkan Sangrawayang, Kedunanan, Cisaat hingga Ciporekat dan mengarah ke jalur Cigaru. Jalan ini diketahui mengalami kerusakan di sejumlah titik. Kondisinya semakin sulit dilalui ketika mudim hujan. Karena permukaan jalan menjadi licin dan beberapa bagian sebelumnya juga terdampak longsor.

 

Melihat kondisi tersebut, Alie bersama sejumlah warga melakukan pembangunan dan perbaikan secara swadaya. Langkah itu dilakukan meski hingga saat ini belum ada bantuan dari pemerintah yang diterima untuk menangani kerusakan jalan tersebut.

Baca juga:  Tuntaskan Misi di Sindangraja, KKN OVOD Kelompok 05 UMMI Tinggalkan Warisan “REKABUMI” untuk Desa Mandiri Berkarakter

 

Menurut Alie, kondisi jalan tidak seharusnya dibiarkan berlarut-larut karena masyarakat menggunakan akses tersebut setiap hari.

 

“Saya melihat masyarakat memang sangat membutuhkan jalan yang layak. Kalau menunggu terlalu lama, sementara kondisinya semakin rusak, tentu aktivitas warga ikut terganggu. Jadi saya berinisiatif membantu sebisa mungkin,” ujar Alie Simaung, Senin (31/8/2026).

 

Ia mengatakan, pengerjaan dilakukan bersama masyarakat dengan memanfaatkan kemampuan dan sumber daya yang tersedia. Baginya, keterbatasan anggaran bukan alasan untuk tidak berbuat ketika ada kebutuhan masyarakat yang mendesak.

Baca juga:  Gandeng Ormas, OKP dan Stakeholder, Ini Cara Polsek Kalibunder Merihkan HUT Bhayangkara Ke-79

 

“Kami kerjakan secara bersama-sama dan semampunya. Ini bukan pekerjaan yang mudah, tetapi setidaknya ada upaya agar masyarakat bisa lebih nyaman dan aman ketika melewati jalan ini,” katanya.

 

Alie menilai keberadaan jalan tersebut cukup vital lantaran menjadi penghubung antarkampung sekaligus menunjang mobilitas warga dalam menjalankan berbagai kegiatan sehari-hari.

 

Kerusakan yang terjadi, lanjut dia, berpotensi semakin parah apabila tidak segera mendapatkan penanganan, terutama saat intensitas hujan meningkat.

 

“Kami berharap pemerintah desa maupun pemerintah daerah bisa melihat langsung kondisi di lapangan. Masyarakat tentu siap bergotong royong, tetapi untuk perbaikan yang lebih permanen tentu membutuhkan dukungan pemerintah,” ungkapnya.

Baca juga:  Wakil Ketua DPR-RI Cucun Ahmad Tinjau Korban Bencana Sukabumi, Butuh Alat Berat Tiap Titik Bencana

 

Alie menegaskan bahwa keterlibatannya dalam memperbaiki jalan tersebut bukan untuk kepentingan pribadi. Ia mengaku hanya ingin ikut memberikan solusi terhadap persoalan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

“Tidak ada kepentingan lain. Saya hanya ingin membantu masyarakat. Kalau jalan ini bisa sedikit lebih baik dan warga lebih mudah beraktivitas, itu sudah menjadi kepuasan bagi saya,” pungkasnya.

 

Perbaikan secara swadaya yang dilakukan Alie bersama masyarakat diharapkan menjadi perhatian bagi pemerintah agar penanganan jalan dapat dilanjutkan secara menyeluruh. Warga berharap akses tersebut nantinya dapat diperbaiki secara permanen sehingga aman digunakan, khususnya ketika musim penghujan.

Pos terkait