LINGKARPENA.ID | Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal salurkan bantuan untuk para korban yang terdampak bencana tanah longsor, pergerakan tanah dan banjir bandang di sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi.
Tidak hanya itu, Cucun Ahmad Syamsurijal juga meminta seluruh unsur terkait baik TNI, Polri dan unsur potensi kebencanaan yang tidak hanya di kabupaten Sukabumi, juga wilayah yang berdekatan turut membantu penanganan pemulihan.
Hal itu diungkapkan Cucun Ahmad Syamsulrijal saat mengunjungi para korban bencana di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jumat (6/12) kemarin.
Pasalnya, Cucun menegaskan setelah melakukan kunjungan dan menerima laporan dilapangan, banyak akses jalan yang mengalami kerusakan dan tertimbun longsor sehingga berdampak terhadap penyaluran bantuan yang masuk ke lokasi bencana mengalami kesulitan.
“Masih banyak warga yang belum menerima bantuan, saya meminta pak Kapolda untuk menerjunkan alat berat di setiap titik bencana, untuk mempermudah melakukan evakuasi,” ungkapnya.
Sehingga, kata Cucun ketika akses jalan sudah aman, penyaluran bantuan menuju lokasi bencana yang sulit terjangkau akan mudah dilalui para relawan ataupun donatur yang ingin menyalurkan bantuannya secara langsung kepada masyarakat yang terdampak atau menjadi korban.
Cucun juga meminta dan mendorong pemerintah daerah kabupaten Sukabumi terus berkoordinasi baik dengan DPR RI maupun Kementerian PUPR.
“Jelas ini harus ada penataan, karena itu Pemerintah Daerah harus berkoordinasi juga dengan DPR dan yang lain,” terangnya.
Kedepan Cucun menegaskan, pemerintah daerah perlu memikirkan secara matang skema relokasi dan anggaran yang diperlukan untuk penanganan bencana yang terjadi tersebut.
“Kalau misalkan dari pemda sukabumi usulnya relokasi, ini seperti apa nanti disesuaikan juga dengan anggaran yang dimiliki, bahkan dari pusat juga nanti dari PUPR,” tuturnya.
“Kami ingin memastikan pengawasan terhadap penanganan bencana berjalan optimal dan sesuai dengan tugas masing-masing, trauma healing akan dilakukan, terutama untuk anak-anak. Saat ini kebutuhan utama adalah makanan, pakaian, tenda, dan selimut,” tandasnya.






