Bakti PU ke-81, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Bedah Rumah Warga Tidak Layak Huni di Surade

LINGKARPENA.ID | Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (Bakti PU) ke-81 Tahun 2026 di Kabupaten Sukabumi diisi dengan aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan bedah rumah milik warga di Kampung Cibarehong RT 01/04, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade.

 

Rumah milik Riki ( 32 ) tersebut sebelumnya berada dalam kondisi yang dinilai tidak layak untuk dijadikan tempat tinggal. Melalui kegiatan Bakti PU, bangunan lama mulai dibongkar untuk kemudian dibangun kembali agar menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman bagi Riki beserta keluarganya.

 

Rangkaian kegiatan ditandai dengan pembongkaran rumah serta sebagai simbol dimulainya proses pembangunan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Surade, Kepala UPTD Dinas Pekerjaan Umum Wilayah Jampangkulon beserta jajaran, unsur TNI-Polri, Kepala Desa Jagamukti, serta tokoh masyarakat.

Baca juga:  LSM Dampal Jurig Peduli Sosial Keagamaan

 

Camat Surade Usep Supelita mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian insan Pekerjaan Umum terhadap kondisi sosial masyarakat. Menurutnya, pengabdian di bidang pekerjaan umum tidak semata-mata berbicara mengenai pembangunan jalan, jembatan maupun infrastruktur lainnya.

 

“Bakti PU bukan hanya tentang pembangunan fisik dan infrastruktur. Ada kepedulian terhadap masyarakat yang diwujudkan melalui kegiatan sosial seperti bedah rumah ini,” ujar Usep.

 

Ia menjelaskan, bedah rumah tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bakti PU yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Program tersebut berbeda dengan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) pemerintah, karena pelaksanaannya merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian dari jajaran Dinas PU dalam momentum Bakti PU.

 

Usep juga mengapresiasi antusiasme masyarakat sekitar yang ikut turun tangan dalam proses pembongkaran rumah. Menurutnya, keterlibatan warga menunjukkan masih kuatnya budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Baca juga:  Kakak Beradik ODGJ "Dibebaskan" Kapolsek Lengkong Sukabumi

 

“Saya sangat mengapresiasi kekompakan masyarakat. Warga bersama-sama membantu proses pembongkaran rumah. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat dan harus terus dipelihara,” katanya.

 

Menurut Usep, kolaborasi antara pemerintah, aparat kewilayahan dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menyukseskan kegiatan sosial. Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan tersebut juga dinilai mampu mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat di tingkat bawah.

 

Bagi Riki dan keluarganya, dimulainya pembangunan rumah tersebut menjadi harapan baru untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak. Rumah yang nantinya dibangun diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kenyamanan keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

 

Kegiatan bedah rumah ini menjadi bagian dari rangkaian Bakti PU ke-81 Tahun 2026 di Kabupaten Sukabumi. Semangat yang diusung bukan sekadar memperingati momentum tahunan, tetapi juga menerjemahkan pengabdian insan Pekerjaan Umum melalui aksi yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Baca juga:  Cegah Karhutla, Kapolres Sukabumi Kota Pastikan Personel dan Peralatan Siap Digunakan

 

Melalui semangat “Bakti untuk Negeri, Mengabdi untuk Masyarakat”, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi terus mendorong kolaborasi dan kepedulian sosial sebagai bagian dari pembangunan daerah.

 

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari bertambahnya infrastruktur, tetapi juga dari sejauh mana kehadiran pemerintah mampu memberikan perubahan dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.

 

Semangat gotong royong dalam Bakti PU ke-81 diharapkan terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah—Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah.(adv).

Pos terkait