LINGKARPENA.ID | Di balik citranya sebagai daerah wisata dengan bentang pantai dan pegunungan yang memesona, Kabupaten Sukabumi menyimpan cerita lain yang tak banyak tersorot. Bukan tentang ombak selatan atau udara sejuk pegunungan, melainkan tentang hamparan kebun kelapa sawit yang diam-diam menjadikannya pemain utama di Jawa Barat.
Tak banyak yang menyangka, dari tanah yang selama ini lebih dikenal sebagai tujuan pelesiran, justru mengalir kontribusi terbesar produksi sawit di provinsi ini. Data tahun 2024 dari Open Data Jawa Barat mencatat total produksi sawit mencapai 218.807 ton. Dari jumlah itu, hampir separuhnya berasal dari satu wilayah: Kabupaten Sukabumi.
Angka sekitar 99 ribu ton bukan sekadar statistik. Ia adalah cerminan dari kerja panjang para petani, bentang lahan yang luas, serta sistem budidaya yang kian matang. Dengan luas perkebunan mencapai lebih dari 6.500 hektare, Sukabumi berdiri kokoh sebagai pusat sawit di Jawa Barat—sebuah posisi yang tak tergoyahkan oleh daerah lain.
Di belakangnya, Kabupaten Garut dan Kabupaten Bogor mencoba mengejar. Namun meski memiliki luasan lahan yang tidak terpaut jauh, produktivitas keduanya masih tertinggal. Hal ini seakan menegaskan bahwa Sukabumi bukan hanya unggul dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas hasil panen.
Menariknya, produksi sawit di Jawa Barat ternyata tidak merata. Hanya segelintir daerah yang benar-benar mengembangkan komoditas ini secara serius. Dari delapan wilayah yang tercatat memiliki kebun sawit, hanya lima yang luas lahannya menembus angka signifikan. Selebihnya masih berskala kecil.
Fenomena ini menjadikan Kabupaten Sukabumi seperti “raksasa sunyi”—bekerja tanpa banyak sorotan, namun memberikan kontribusi besar. Banyak warga lokal sendiri yang baru menyadari fakta ini. Di ruang-ruang percakapan, rasa bangga mulai tumbuh, bercampur harapan agar potensi ini terus dikembangkan.
Lebih dari sekadar angka produksi, sawit di Sukabumi adalah cerita tentang peluang. Tentang bagaimana sektor perkebunan bisa menjadi penopang ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Kwbupaten Sukabumi mungkin tetap akan dikenal karena keindahan alamnya. Namun di balik itu, ada denyut lain yang tak kalah penting—denyut perkebunan yang menjadikannya penguasa sawit di Jawa Barat. Sebuah identitas yang selama ini tersembunyi, kini perlahan mulai terungkap.






