LINGKARPENA.ID | Jajaran Sekolah Pembentukan Perwira Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Setukpa Lemdiklat) Polri bersama Polres Sukabumi Kota, melakukan Ziarah dan Tabur Bunga ke Makam R. Soebarkah yang berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ciandam, Kota Sukabumi, Rabu (29/06/2022).
Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76 tahun 2022. Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto selaku Pimpinan rombongan yang didampingi oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY. Zainal Abidin, Ketua Bhayangkari Cabang 04 Setukpa Ny. Tasha Mardiaz, Ketua Bhayangkari Cabang Sukabumi Kota Ny. Jasmine Zainal melalukan ziarah ke taman makam pahlawan Surya Kencana dan TPU Ciandam yang salah satunya terdapat satu makam pendahulu Polri yaitu R. Soebarkah.
Informasi yang diterima dari Humas Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, Kompol Euis menjelaskan, R. Soebarkah Reksoatmodjo, itulah nama lengkapnya, lahir di Slawi Kabupaten Tegal pada 7 November 1902. Beliau merupakan tokoh peletak pondasi pendidikan di dunia Kepolisian Republik Indonesia. Oleh karena itu segenap jajaran Polri yang ada di Setukpa Lemdiklat Polri dan Polres Sukabumi Kota melakukan ziarah ke makamnya sebagai wujud penghargaan atas jasa-jasa beliau saat masih berkarya di dunia Kepolisian.
“Sekilas sejarah tentang R. Soebarkah, diawali pada tahun 1946 saat beliau sedang bertugas sebagai Bupati Kudus. Kemudian beliau mendapat tugas menjadi Direktur Sekolah Polisi Negara (SPN) di Mertoyudan, Jawa Tengah,” kata Kompol Euis dalam keterangannya kepada Lingkarpena.id.
Lanjut dia, pada juli 1947 terjadi agresi militer Belanda yang membuat kegiatan SPN terhenti, R. Soebarkah pun ditugaskan ke Yogyakarta dan membuka kembali Sekolah Polisi Negara dengan menggunakan rumah peristirahatan Sri Sultan Hamengku Buwono IX di Ambarukmo Yogyakarta.
“Kemudian pada 30 April 1950 Sekolah Polisi Negara dipindahkan ke Sukabumi Jawa Barat, dan R. Soebarkah ditunjuk sebagai direkturnya,” jelasnya.
Dengan begitu sambung dia, R. Soebarkah membentuk dasar-dasar pendidikan kepolisian ketika pada tahun 1951, ia mendapat tugas sebagai Kepala Bagian Pendidikan Jawatan Kepolisian Negara dan Sekretaris Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Jakarta dengan tetap menjabat sebagai Direktur SPN Sukabumi.
“R. Soebarkah merupakan sosok yang aktif menulis buku, salah satunya kumpulan buku pelajaran bagi murid Agen Polisi (1954) dan menjadi pemimpin redaksi Bhayangkara (1954), majalah khusus kepolisian,” ucapnya.
Tidak heran di setiap satuan pendidikan Polri terdapat nama gedung atau lapangan yang diberi nama R. Soebarkah, karena beliau merupakan tokoh utama peletak pondasi pendidikan Polri,” pungkasnya.






