Kemenag Kota Sukabumi Gelar Isra Mi’raj Sekaligus Haul Abah Cikundul

FOTO: Samsul Puad Kepala Kemenag Kota Sukabumi (kiri) dan Rais'Aam PBNU Kota Sukabumi KH. Asep Rahmatullah (kanan) saat memberikan sambutan dan Tausiyah peringatan Isra Mi'raj dan Haul Abah Cikundul, Sabtu 1 Pebruari 2025 di Masjid Jami Riyadlul Jannah.| dok: Akoy Khoerudin

LINGKARPENA.ID | Kepala Kementerian Agama Kota Sukabumi, H. Samsul Puad, S.Ag., M.H., menggelar peringatan Isra Mi’raj 1446 Hijriah, sekaligus memperingati Haul Mama Cikundul, Alm Abah KH. Cucu Komarudin selaku pendiri Ponpes Riyadlul Jannah, Cikundul.

Peringatan Isra Mi’raj dan Haul tersebut dihadiri sejumlah tokoh Nahdatul Ulama NU Kota dan Kabupaten Sukabumi, alumni Pones Riyadlul Jannah, keluarga besar Ponpes Riyadul Jannah dan masyarakat setempat. Acara digelar pada Sabtu malam Minggu, 1 Pebruari 2025 di Masjid Jami Riyadlul Jannah, Cikundul Girang, Lembursitu, Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya Samsul Puad mengucapkan terima kasih kepada Keluarga besar Nahdatul Ulama Kota dan Kabupaten Sukabumi juga para tokoh dan alumni Pondok Pesantren Riyadlul Jannah, sudah hadir dalam kegiatan tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya yang hadir. Malam ini meruakan momen penting di mana kita memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW juga Haul Abah KH. Cucu Komarudin ‘ayah handa’ selaku pelopor berdirinya Ponpes Riyadlul Jannah Cikundul ini,” ungkapnya.

Baca juga:  Punya Gangguan Pendengaran, Layanan Poliklinik THT RSUD Syamsudin SH Solusinya

“Semoga Alharhum mendapat Rahmah serta kebahagiaan di alam kuburnya atas doa-doa yang dipanjatkan dari semua yang hadir, para sahabat Almarhum, para Alumni, Santri dan juga warga masyarakat,” sambungnya.

Sementara dalam kegiatan puncak peringatan Isra Mi’raj dan Haul Abah Cikundul, Alm KH. Cucu Komarudin diisi dengan tausiyah oleh Rais’Aam PBNU Kota Sukabumi yaitu KH Asep Rahmatullah selaku Pimpinan Ponpes Al-Istiqomah Nangela, Baros, Kota Sukabumi.

Tausiah dengan tema: Perjalanan Isra Miraj dan shalat berjamaah, sesuai hasil dari perjalanan Isra Mi’raj Kang jeung Rosulallah Muhammad SAW pada waktu itu sesuai riwayat.

Dalam Tausiyahnya KH. Asep, meriwayatkan peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dari bumi ke langit ke tujuh bersama Malaikat Jibril.

Baca juga:  Gelar Bimtek, Wali Kota Sukabumi Dorong Tingkatkan Kualitas Dunia Pendidikan

Para jemaah tabligh peringatan Isra Mi’raj dan Haul Mama Cikundul sangat khsyu dan antusias menyimak tausiyah yang dibawakan oleh Rais ‘Aam PBNU Kota Sukabumi tersebut.

“Peristiwa Isra Mi’raj ini merupakan salah satu peristiwa yang sangat penting dalam agama Islam untuk terus di syiarkan,” jelas KH Asep dalam tausiyahnya.

Sang Mubaligh menekankan, Isra Mi’raj memiliki beberapa hikmah penting. Hal itu diantaranya: shalat lima waktu, kedekatan dengan Allah, kesabaran dalam ujian, bukti keajaiban dan kasih sayang Allah terhadap umat manusia.

“Ada beberapa hal yang terjadi dalam peristiwa Isra Mi’raj. Nabi Muhammad SAW berangkat dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa. Kemudian Nabi Muhammad SAW singgah dibeberapa tempat, seperti di Kota Madinah, Kota Madyan, Thuur Sina, Baitul Lahm dan Masjidil Aqsa,” jelasnya.

Baca juga:  Ribuan Peserta Ikuti Bursa Kerja Kolaboratif di Kota Sukabumi

Tak sampe disitu, kata KH. Asep, Kang Jeng Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan Isra Mi’raj selalu melakukan shalat 2 rakaat pada setiap tempat yang disinggahi selama perjalanan Isra Mi’raj bersama Malaikat Jibril.

“Ini yang paling penting, setelah Nabi Muhammad SAW ketemu dengan Allah SWT dan sempat melakukan tawar menawar tentang jumlah shalat. Nabi juga sempat dihadapkan dengan pilihan antara kebaikan dan keburukan,” terangnya.

“Jadi hasil perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yaitu setelah Nabi menerima perintah shalat lima waktu dari Allah SWT dan tidak ada tawar lagi. Semoga kita yang hadir di Masjid ini dapat meneladani dan dapat menjalankan hasil dari pada Isra Mi’raj Nabi kita Muhammad SAW. Jangan lupa bershalawat dan tingkatkan shalat berjamaah,” pesan KH Asep Rahmatullah di akhir tausiyah.

Pos terkait