LINGKARPENA.ID | Jajaran Kepolisian Polres Sukabumi melakukan penyelidikan atas pelajar berinisial MA (13), yang ditemukan meninggal setelah tenggelam di Sungai Cileleuy Kampung Selawi Girang Desa Cibunar Jaya Kecamatan Ciambar Kabupaten Sukabumi saat setelah mengikuti kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah).
Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede mengatakan, berdasarkan hasil laporan yang diterimanya sementara, kegiatan MPLS sendiri dilaksanakan Sabtu, (22/7/2023) sekitar pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB dan korban ditemukan sudah meninggal dunia pukul 14.30 WIB oleh warga berinisial A (60) yang menyatakan bahwa salah satu siswa SMPN 1 Ciambar telah tenggelam di sungai.
“Kapolsek Nagrak bersama dengan anggota sudah melaksanakan cek tempat kejadian. Polsek Nagrak dan Personel Unit PPA Sat Reskrim saat ini sedang mengumpulkan keterangan saksi total 3 orang, 2 orang yang sudah dimintai keterangan baik dari saksi yag ada dilokasi saat kejadian dan pihak sekolah serta melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya kepada wartawan. Senin (24/7/2023).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Dian Pornomo membenarkan hal itu, dirinya mengaku sudah menerima laporan adanya peristiwa tersebut dan sudah mempersiapkan tim untuk melaksanakan olah tempat kejadian perkara serta menginput keterangan keterangan saksi – saksi.
“Nanti hasil penyelidikan kita simpulkan apakah ada dugaan tindak pidana atau tidak. Semuanya di mintai keterangan termasuk guru. Hari ini masih proses cek TKP, sesuai informasi yang di terimna bahwa memang kegiatan MPLS, namun kita belum bisa menyimpulkan lebih dalam lagi,saat ini masih dalam proses penyelidikan,” bebernya.
Berdasarkan informasi yang di dapat, jasad korban berinisial MA (13), sesaat ditemukan dalam keadaan meninggal dunia langsung dibawa ke rumah duka di kampung Selawi Desa Cibunarjaya Kecamatan Ciambar Kabupaten Sukabumi untuk di semayamkan.






