Keripik Enye Jampang, Kudapan Murah Yang Tak Murahan

Keripik Enye Jampang Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Berkunjung ke wilayah Selatan Sukabumi, atau orang mengenalnya dengan sebutan Pajampangan, rasanya tak komplit bila pulangnya tak membawa salah satu oleh oleh khas Pajampangan, namanya kiripik enye.

Kudapan berbahan dasar singkong ini harganya murah, tapi rasanya, apalagi telah setelah diracik dengan beragam varian rasa, tidak murahan.

Keripik Enye berbahan dasar singkong khas Pajampangan, seiring berjalannya waktu, dan banyak diburu peminat, kini oleh oleh khas Pajampangan tersebut bisa diperoleh dibanyak tempat termasuk di online shop.

Membuat keripik Enye khas Pajampangan tidaklah sulit, selain karena bahan bakunya yang mudah di dapat, proses pembuatannya pun mudah dikerjakan.Hj. Eti Sulastri sebagai salah seorang pembuat Enye di Kampung Mekarjaya RT 01/01 Desa Kademangan, Kecamatan Surade menjelaskan proses pembuatannya yang cukup sederhana.

Baca juga:  Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Andri Hidayana Apresiasi Festival Agrokuliner

Proses pembuatan Enye yang sudah lama ditekuni Hj. Eti Sulastri dibilang agak sedikit berbeda dengan orang membuat Enye kebanyakan. Ia mengungkapkan, hal itu dilakukan supaya hasil olahannya berbeda dan punya cita rasa yang khas.

Singkong yang telah diparut, menurutnya tidak langsung dicetak diatas daun pisang tetapi terlebih dahulu diperas untuk diambil acinya. Dengan cara itu hasil yang di dapat selain lebih renyah juga tampilan Enye akan lebih putih.

Inilah proses pembuatannya; Pertama, singkong yang sudah dikupas dicuci hingga bersih. Kemudian di parut dan setelah itu hasil parutan didiamkan dulu hingga 1 jam supaya mengendap.

Baca juga:  Harga Bapokting di Pasar Kabupaten Sukabumi Terkoreksi Stabil

Kedua, haluskan bawang putih, kencur, ketumbar dan cabe (untuk varian pedas gurih). Ketiga, campurkan sisa singkong yang sudah diperas dengan aci hasil perasan tadi. Lalu masukan bumbu (rempah) dan diberi garam serta penyedap rasa, kemudian aduk hingga merata.

Keempat, siapkan cetakan atau media untuk menaruh adonannya, paling bagus dari daun pisang. Kelima, cetak adonan diatas daun pisang atau cetakan lainnya.

Proses selanjutnya, kukus adonan yang sudah dicetak kira kira 30 menit. Kelima, angkat adonan yang telah dikukus lalu jemur sampai kadar airnya kering.

Baca juga:  DPTR Menjadi Pintu Masuk Investasi Strategis Tetap Menempatkan Rakyat Prioritas Utama

Keenam, setelah jemurannya kering, pisahkan daun pisang atau cetakan dari Enyenya, dan Enye sudah siap untuk di goreng.

Proses pembuatan Enye, kata Hj. Eti, bisa sehari langsung jadi asalkan cuaca panas untuk proses penjemuran.

Menjelang lebaran diakui pemilik kedai Opak Jampang Si Abah ini, pesanan Enya meningkat dari hari biasanya. Harga eceran Enye yang diproduksi Hj. Eti sebesar Rp 20.000 per kilo gram.

Ada beberapa varian rasa yang diproduksi, antara lain Enye rasa pedas gurih, rasa natural dan varian rasa gurih renyah.

Pos terkait