LINGKARPENA.ID | Mahasiswa STKIP Bina Mutiara 2 Surade Kelompok 6 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Desa Taman Jaya Kecamatan Ciemas, melaksanakan sejumlah program unggulan yang berfokus pada literasi ekologi. Program utama yang dijalankan yakni pembuatan keranjang sampah dari bambu serta perluasan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kampung Cijambe 2.
Inisiatif pembuatan keranjang sampah bambu muncul dari usulan salah satu tokoh masyarakat, Bapak Endang, yang berharap program KKM dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan. Sebelum produksi, mahasiswa lebih dulu mengikuti pelatihan singkat bersama pengrajin lokal, Bapak Akun, di Kampung Cijambe 2. Dalam waktu satu hari, para mahasiswa dibekali keterampilan menganyam bambu menjadi keranjang yang kuat dan ramah lingkungan.
Proses produksi berlangsung selama 5 hari, menghasilkan 6 keranjang sampah yang kemudian didistribusikan ke titik-titik strategis, seperti kantor desa, Masjid Jami, dan rumah warga. Selain membagikan keranjang, mahasiswa juga memberikan edukasi lingkungan kepada masyarakat, khususnya anak-anak, tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya.
“Menjaga kebersihan harus dibiasakan sejak dini. Melalui keranjang bambu ini, kami ingin masyarakat semakin sadar akan pentingnya lingkungan yang sehat,” ujar Ega Nurpalah, penanggung jawab program.
Dukungan masyarakat pun terlihat nyata. Bapak Endang, sebagai penggagas program, bahkan menyediakan lahan untuk tempat pembuangan sampah sementara. Ia menegaskan bahwa meski sederhana, manfaat program ini akan dirasakan dalam jangka panjang.
Selain fokus pada kebersihan, mahasiswa juga menginisiasi perluasan PJU di enam titik Kampung Cijambe 2. Program ini melibatkan peran serta warga, baik dalam penyediaan lampu maupun perlengkapan instalasi. Penanggung jawab teknis, Bapak Asep, turut menyumbangkan kabel sepanjang lebih dari 200 meter dan membantu proses pemasangan.
“Penerangan jalan ini sangat penting bagi warga, terutama untuk aktivitas di malam hari agar lebih aman dan nyaman,” tutur Asep.
Ketua Kelompok 6 KKM Desa Taman Jaya, Nazmudin, menegaskan bahwa program KKM tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
“Kami ingin meninggalkan sesuatu yang bermanfaat dan bisa terus digunakan warga. Harapannya, kebiasaan menjaga lingkungan ini berlanjut meski KKM telah selesai,” ujarnya.
Program kerja mahasiswa ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Salah satu warga, Bapak Solihin, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian mahasiswa.
“Keranjang ini sangat membantu kami. Selain lingkungan lebih rapi, anak-anak juga terbiasa membuang sampah pada tempatnya,” ungkapnya.
Melalui dua program unggulan ini, mahasiswa STKIP Bina Mutiara 2 Surade berhasil menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Taman Jaya sekaligus memperkuat semangat gotong royong yang masih terjaga di Kampung Cijambe 2.






