KOMPAS Gelar Acara Ultah ke 10 Tahun 2024

LINGKARPENA.ID | Komunitas Perantau Asal Sukabumi (Kompas) rayakan acara ulang tahun ke 10 tahun 2024. Acara tersebut digelar di Taman Rekreasi Waterpark Jampangkulon Kabupaten Sukabumi, Minggu, 14/4/2024.

Hadir dalam acara tersebut wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri, Forkopimcam Jampangkulon, Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para ketua paguyuban, anggota Kompas dan warga sekitar.

Dalam sambutannya Iyos memaparkan, dirinya atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengucapkan terima kasih dengan adanya Komunitas Kompas. Pemerintah secara tidak langsung telah terbantukan oleh adanya Kompas, terutama dalam hal pendataan warga Sukabumi yang ada diluar Sukabumi.

Baca juga:  Aksi Demo Lintas Aktivis Palabuhanratu, Polisi Sambut dengan Humanis

“Saya titipkan Komunitas ini terus berlanjut. Dan saya titipkan pula bahwa daerah kita punya banyak aset wisata, terutama dengan CPUGGp nya. Silahkan kalian jual aset itu,” tuturnya.

Sementara dihubungi tempat terpisah Ketua Umum Kompas, Geby menuturkan, Kompas selama berjalan sepuluh tahun bukanlah hal yang mudah. Menurutnya sampai saat ini anggota Kompas tercatat 27 ribu , anggota aktif yang sudah memiliki Kartu Tanda Anggota ( KTA ) sebanyak 5 ribu tersebar di 12 distrik.

Baca juga:  Walikota Sukabumi Persilahkan Buruh Bentuk Koperasi di Perusahaan

“Kepengurusan kami ada 12 distrik tersebar dibeberapa kota termasuk luar negera Brunei dan Malaysia,” kata Feby.

Untuk menyemarakan acara Hari Ulang Tahun ke 10 beragam kegiatan telah dilaksanakan, diantaranya santunan anak yatim, lomba design logo Kompas, dan lain lainnya.

Lebih lanjut Feby mengajak kepada seluruh warga Sukabumi yang ada diluar Sukabumi, baik yang sedang berkerja ataupun merantau dengan tujuan lainnya, dipersilahkan untuk bergabung dengan Kompas.

Baca juga:  Dandim 0607 Beri Wawasan Kebangsaan bagi Pelajar dan Pemuda di Kecamatan Cidahu

“Untuk warga Sukabumi diperantauan yang mau bergabung menjadi anggota Kompas silahkan pelajari dulu, kenali dulu dan pahami dulu apa itu Kompas. Silahkan ikuti media sosial kami, Facebook salah satunya,” jelasnya.

Pos terkait