Konflik Agraria: Masyarakat Petani Tamansari Bogor, Jegal Pihak HGU PT PMC Ukur Lahan

LINGKARPENA.ID – Konflik agraria terjadi di desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis 24 Februari 2022. Puluhan petani bersama Karang Taruna setempat melakukan protes terhadap perusahaan yang disinyalir melakukan tindakan secara sebelah pihak sehingga mendapatkan penentangan dari masyarakat setempat.

Petani mempunyai posisi yang sangat strategis dan krusial dalam pemenuhan pangan masyarakat di Indonesia. Sehingga peningkatan komoditas pertanian amat perlu dilakukan. Konflik agraria dan sengketa tanah tidak jarang menjadi salah satu gesekan yang mengganggu efektivitas kehidupan pertanian.

Baca juga:  Tinjau Persemaian Rumpin, Presiden: Indonesia Serius Tangani Perubahan Iklim

Setidaknya ada dua pemicu konflik agraria yang dapat terjadi. Pertama kurang tepatnya hukum dan kebijakan pengaturan masalah agraria, baik terkait pandangan atas tanah, status tanah dan kepemilikan, hak-hak atas tanah, maupun metode untuk memperoleh hak-hak atas tanah. Kedua, kelambanan dan ketidakadilan dalam proses penyelesaian sengketa tanah, yang akhirnya berujung pada konflik.

Baca juga:  Gabungan Petani Penggarap Sukabumi Gelar Konsolidasi Bahas Konflik Agraria di Jawa Barat

Akibatnya, banyak petani yang kehilangan mata pencaharian dan akhirnya menjadi pengangguran. Pengangguran bukan solusi akan tetapi dapat menyebabkan bertambahnya penduduk miskin di daerah terpencil seperti pedesaan yang sebagian besar adalah petani .

Pos terkait