Lagi, Kios Pupuk di Cikembar Terbakar, Kerugian Capai Rp 40 Juta

LINGKARPENA.ID | Warga Kampung Sadamukti RT 004/011, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, dikejutkan oleh peristiwa kebakaran yang melanda sebuah kios pupuk milik Yati (56), pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 21.35 WIB.

 

Kebakaran diduga akibat korsleting listrik di dalam kios. Warga yang melihat kobaran api sudah membesar langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

 

“Api tiba-tiba sudah besar saja. Kami panik dan langsung berusaha menyelamatkan barang serta memadamkan api dengan alat seadanya,” ujar salah seorang warga.

Baca juga:  Samson Tewas Ditangan Massa di Simpenen Sukabumi

 

Komandan Damkar Pos VIII Cilembar, Yadi, dalam laporan tertulisnya yang diterima lingkarpena.id menyebutkan bahwa bangunan kios berukuran 4 x 5 meter tersebut hangus tak tersisa akibat dilalap si jago merah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 40 juta.

 

“Kobaran api cukup besar hingga menghanguskan bangunan kios beserta seluruh isinya. Area bangunan yang terdampak total mencapai ukuran 8 x 5 meter,” jelas Yadi.

Baca juga:  Maling Bobol Rumah di Kota Sukabumi, Kerugian hingga Ratusan Juta

 

Petugas Damkar VIII Cikembar yang menerima laporan dari Damkar GSI segera menuju lokasi dan melakukan pemadaman menggunakan hydrant milik GSI. Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit. Kendala sempat terjadi karena akses jalan menuju lokasi sangat sempit.

 

“Upaya pemadaman memerlukan waktu 30 menit. Kami sempat kesulitan karena jalan menuju lokasi sangat sempit,” terang Yadi.

Baca juga:  Nelayan Ujunggenteng Tewas, Setelah Dihantam Ombak Besar

 

Sebagai penutup, Yadi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik, terutama pada bangunan usaha seperti kios yang menyimpan bahan mudah terbakar.

 

“Kami mengimbau warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik, memastikan kabel tidak terkelupas, serta menghindari penggunaan colokan bertumpuk. Segera hubungi Damkar jika terjadi tanda-tanda kebakaran agar bisa cepat ditangani,” pungkasnya.

Pos terkait