Lahan Perkebunan Bambu di Sukabumi, Geheng Terbakar

Lahan kebun bambu di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Sukabumi saat terbakar.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Api berkobar dan membakar lahan perkebunan bambu milik warga begitu hebat. Kebakaran lahan kebun bambu tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi.

Peristiwa bencana kebakaran lahan kebun bambu terjadi tepatnya di Kampung Pamututan, RT 55/23 Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (12/08/2023).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun melalui Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parungkuda, Ramdhan mengatakan, peristiwa kebakaran lahan kebun bambu terjadi sekira pukul 20.00 WIB.

Baca juga:  Kapolsek Lakukan Asesmen Kebakaran di Cikundul Lembursitu

“Awalnya warga setempat melihat api kecil dilahan perkebunan bambu itu. Karena kencangnya tiupan angin, api pun berkobar menjadi besar,” tulis Ramdhan dalam keterangannya kepada Lingkarpena.id.

Lanjut dia, warga setempat pun segera melaporkan kejadian itu kepada pemerintah desa setempat, sekaligus meminta bantuan karena dikhawatirkan api diperkebunan bambu semakin membesar.

“Ya setelah menepat informasi dari pihak Pemdes saya segera berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam, Dinas Damkar dan relawan kemudian langsung  terjun ke lokasi kebakaran,” ungkapnya.

Baca juga:  Ditinggal Pemiliknya Dua Rumah di Wangunreja Sukabumi Ludes Terbakar

Ramdhan menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Penyebab kebakaran masih dalam kajian petugse di lapangan.

“Kerugian akibat kebakaran ini masih dalam hitungan pihak pemerintah desa setempat,” terangnya.

Pihaknya juga menghimbau warga setempat agar lebih mewaspadai lingkungan mengenai kebakaran, sebab mengingat kondisi alam kemarau banyak sampah dan rumput yang mudah terbakar.

Baca juga:  Pemdes Calingcing Gandeng Puskesmas, Sosialisasikan Bahaya Stunting

“Ya jika melakukan pembakaran sampah harus diperhatikan api sudah padam atau belum. Juga bagi para perokok perhatikan saat membuang puntung rokok,” pungkasnya.

Pos terkait