Latihan Micro Teaching Warnai Hari Terakhir ToT SKB 2025, Fasilitator Tunjukkan Kesiapan Maksimal

LINGKARPENA.ID | Bogor, 18 Juni 2025 – Upaya memperkuat kapasitas fasilitator di tingkat komunitas, Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA) bersama Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (IKK) Fakultas Ekologi Manusia IPB University menyelenggarakan hari ketiga rangkaian Training of Trainer (ToT) Sekolah Keluarga Berkualitas (SKB) 2025.

Pelatihan ini dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan fasilitator dari enam wilayah lingkar kampus serta peserta daring dari berbagai provinsi di Indonesia.

Pada hari ketiga ini, narasumber yang hadir adalah Firyal Nareswari, S.Tr.Keb., dan Yasmin Azizah, S.Si., M.Si., keduanya merupakan Asisten Dosen dari Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, FEMA IPB University. Keduanya memberikan pemaparan teknis pelaksanaan SKB yang nantinya akan dilaksanakan oleh fasilitator terlatih di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing.

Baca juga:  Masa Depan Bangsa Dimulai dari Rumah ToT SKB 2025 Hadirkan Solusi Pola Asuh Baduta Unggul

“Fasilitator akan mendampingi minimal 10 keluarga, dengan sasaran utama keluarga yang memiliki anak di bawah lima tahun atau ibu hamil,” jelas Firyal dalam pemaparannya.

Yasmin menambahkan bahwa ada enam materi inti yang harus disampaikan fasilitator, mulai dari ketahanan keluarga, karakteristik baduta, hingga cerdas mengatur keuangan.

“Tidak hanya menyampaikan materi, nantinya kegiatan juga ditutup dengan demo masak bergizi seimbang sebagai bentuk edukasi praktis bagi ibu-ibu,” ujar Yasmin.

Baca juga:  Bu Cinta Raih Gelar Doktor, Ketua TP PKK Kota Sukabumi Hadiri Sidang Sekaligus Berikan Ucapan Selamat

Setelah sesi penyampaian teknis, para fasilitator yang hadir secara langsung dibagi menjadi tiga kelompok untuk melakukan micro teaching. Setiap kelompok mempresentasikan satu dari tiga topik yang diberikan. Kelompok pertama membahas Karakteristik Baduta, kelompok kedua tentang penerapan Asah, Asih, Asuh, dan kelompok ketiga mengenai penguatan fungsi keluarga pada periode 1000 HPK.

Baca juga:  Tour ATP IPB Peserta ToT SKB 2025 Belajar Cara Cerdas Wujudkan Keluarga Sehat dan Mandiri

Kegiatan micro teaching ini menjadi ajang pembuktian kemampuan fasilitator dalam memahami materi sekaligus menyampaikannya kembali secara efektif. Seluruh kelompok tampil percaya diri dan komunikatif.

“Kami sangat senang melihat semangat dan kesiapan para fasilitator hari ini. Ini menjadi tanda bahwa mereka siap terjun langsung membina keluarga di komunitasnya masing-masing,” ungkap Firyal.

Kegiatan ToT hari ketiga ini berlangsung dengan penuh semangat dan diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjalankan SKB dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

 

 

 

 

Pos terkait