Lecehkan Profesi Guru, PGRI Sukabumi Polisikan Pemilik Akun Atep Romli

Inilah potongan kalimat pada postingan akun facebook milik Atep Romli sehingga di polisikan oleh PGRI Kabupaten Sukabumi.| Foto: Tangkapan Layar Fb

LINGKARPENA.ID | Ada ada saja, sebuah akun milik Atep Romli menjadi viral setelahnya muncul postingan pada status facebook miliknya yang menyinggung profesi guru pada Kamis 16 Mei 2024.

Warning! hey para wali murid/ guru sekolah kalian itu ditugaskan untuk mengajar bukan untuk berbisnis sampe menghilangkan anak murid begitu banyak, ga mikir ya gaji kalian itu dari pemerintah emang gak cukup, sampe ngadain tour bisnis segala, goblog tangkurak guru sia, mantan aing sok nyaram KA para guru hal NU Kitu patut, kehed siah guru teu boga polo.

Begitulah kalimat yang viral di media sosial yang di unggah oleh akun facebook milik Atep Romli sehingga memicu polemik bagi kalangan profesi guru di Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Innalillahi! Nelayan Sukabumi Tersambar Petir saat Berlayar

Gegara postingan itu, Pengurus Persatuan Guru Indonesia ( PGRI ) Kabupaten Sukabumi melaporkan pemilik akun Facebook Atep Romli ke Polres Sukabumi, Kamis (16/05).

Dipolisikan nya pemilik akun tersebut terkait adanya dugaan penghinaan terhadap profesi “Pahlawan tanpa tanda jasa” ini yang diunggah Akun Atep Romli, Selasa 14 Mei 2024 kemarin.

Taragedi kecelakaan yang dialami Bus pengangkut rombongan pelajar SMK Depok di Ciater Subang yang menelan korban beberapa orang siswa yang sempat menjadi pemberitaan dibeberapa media. Namun narasi status yang di tulis oleh Atep Romli pada akun facebooknya seolah olah menyalahkan guru pada kejadian tersebut.

Baca juga:  Polres Sukabumi Ungkap Kasus Pengeroyokan yang Menewaskan Warga Kebonpedes, Ini Jumlah Tersangkanya!

Asep Durachman, Sekretaris PGRI Kabupaten Sukabumi mengatakan, karena status Atep Romli, para guru yang ada di Kabupaten Sukabumi, bahkan guru guru diberbagai kota di Jawa Barat merasa tersinggung.

“Tragedi bus yang mengalami kecelakaan di Ciater Subang beberapa waktu lalu inilah, akun Facebook Atep Romli menulis status seakan akan kejadian tersebut menyalahkan guru. Kalu mau menyalahkan silahkan, tapi jangan menghina profesi guru,” kata Asep kepada awak media.

Lebih lanjut kata Asep, pelaporan yang dilakukannya untuk meredam emosi para guru terhadap akun Facebook Atep Romli. Dan katanya, sekarang status yang ditulis Atep Romli tersebut sudah dihapus
Pemiliknya.

Baca juga:  Momen Sakral, Tahanan Nikahi Kekasihnya di Rutan Mapolres Sukabumi

Pelaporan yang dilakukan Pengurus PGRI Kabupaten Sukabumi terhadap pemilik akun Facebook Atep Romli dinilai sudah mencemarkan nama baik profesi guru.
Dan pelaporan pun itu dilakukan untuk meredam kemarahan para guru.

“Pelaporan dilakukan untuk meredam kemarahan para guru, jangan sampai mereka berbuat sesuatu diluar jalur hukum,” tambah Asep.

Surat tanda bukti lapor yang dilayangkan PGRI Kabupaten Sukabumi itu bernomor STBL/235/V/2024/SPKT/POLRES SUKABUMI/POLDA JAWA BARAT. Mereka memperkarakan terlapor akun Facebook Atep Romli dengan tindak pidana pencemaran nama baik dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Pos terkait