Siswa Kesasar jadi Viral, Ini Penjelasan MAN 4 Sagaranten Sukabumi

Inilah sosok remaja yang mengaku siswa MAN 4 Sagaranten Sukabumi yang kesasar.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Viral, seorang remaja yang mengaku siswa dari salah satu Sekolah Madrasah Aliyah Negeri MAN di Kabupaten Sukabumi yang mengaku kesasar.

Kalo ada yang kenal ini anak katanya dari Sagaranten, katanya dari Sukabumi, mau ke Setiadarma – Tambun ke bibinya. Kabur dari rumah karena ada masalah. Itu nomor yang tertera nggak aktif. Kalau ada orang Sagaranten, kalo ada yang kenal info ya.. sementara masih saya tahan ini anaknya. Kalo ada info lebih lanjut tolong di share ya… Biar lebih cepat nyambung ke keluarganya..

Voice note tersebut dikirim seseorang, mengabarkan bahwa ada seorang siswa Madrasah Aliyah Negeri 4 Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, yang kesasar di daerah Setiabudi, Tambun.

Baca juga:  Viral, Pantai Cibutun Dicap Pantai Terkotor ke 4 di Indonesia, Ini Kata Sekda Kab Sukabumi

Belakang voice note tersebut beredar di salah satu grup Whatshapp di Pajampangan dan mengundang iba para anggotanya.

Selain voice note tadi, disertai pula data visual berupa Poto. Dipoto tersebut tampak seorang remaja mengenakan seragam Madrasah Aliyah Negeri 4 Sagaranten. Sayang wajah anak tersebut kurang jelas karena mengenakan masker.

Selain foto, identitas siswa tersebut pun tetera jelas, nama Rahmat Al Farizi Ramadhan, alamat : Kampung Cimanggis RT 01/02, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. No hp 0851-809-0034.

Baca juga:  Kang Uu Sesalkan Viralnya Pemuda Sukabumi Injak Al- Quran dan Tantang Umat Muslim

Ketika dikonfirmasi ke Camat Sagaranten, Ridwan Agus Mulyana, dia hanya membalasnya dengan mengirim press release dari pihak Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ) 4 Sagaranten.

Menurut release itu, Atas beredarnya foto siswa dengan menggunakan seragam MAN 4 Sukabumi dengan modus kesasar mau ke rumah saudaranya. Kami dari pihak Madrasah menyatakan bahwa orang tersebut bukan siswa MAN 4 Sukabumi. Ini murni penipuan.

Baca juga:  Sempat Viral, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Klarifikasi Soal Isu Pemukulan di THM

Lebih lanjut pada release itu dijelaskan. Bahwa Modus ini sudah teridentifikasi 3 kali digunakan. Pertama siswa tersebut berulah di daerah Tangerang, selanjutnya di Nagrak Cibadak dan di daerah Tambun Bekasi.

Apa yang dilakukan anak remaja berseragam MAN 4 Sagaranten tersebut diduga bohong. Sebab kejadian serupa pernah dilakukannya di beberapa tempat. Orangnya sama ada tanda hitam dilengan dan selalu memakai masker.

Oleh karena itu, ditulis di release tersebut, apabila menemukan segera tangkap dan serahkan ke kantor polisi terdekat. Hatur nuhun.

Pos terkait