Leuwi Bunder, Surga Tersembunyi di Desa Buniwangi yang Butuh Sentuhan Pemerintah

LINGKARPENA.ID | Selain Pantai Minajaya, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, ternyata memiliki potensi wisata alam lain yang tak kalah memikat, yakni pemandian alami Leuwi Bunder. Objek wisata favorit warga lokal ini berlokasi di Kampung Sindang Rasa RT 19/13 dan mulai dikenal sebagai destinasi alternatif untuk berwisata, terutama saat waktu ngabuburit.

 

Leuwi Bunder memiliki ukuran sekitar 20 x 15 meter, dengan kedalaman bervariasi mulai dari 80 sentimeter hingga mencapai 8 meter di bagian terdalam. Airnya yang jernih dan segar bersumber langsung dari mata air alami, sehingga tetap terjaga meski musim kemarau panjang melanda.

 

Ketua pemuda setempat yang juga menjadi pengelola, Hasbulloh Haz, mengatakan bahwa keberadaan Leuwi Bunder kini semakin dikenal masyarakat luas.

Baca juga:  Grand Final Mojang Jajaka 2025: Bupati Dorong Promosi Pariwisata dan Pelestarian Budaya Sukabumi

 

“Alhamdulillah sekarang mulai banyak yang tahu. Hampir setiap hari ada saja yang datang untuk berenang atau sekadar duduk santai menikmati suasana. Walaupun kemarau panjang, air di sini tetap terjaga karena bersumber dari mata air,” ujar Hasbulloh.

 

Menurutnya, hingga saat ini pengunjung hanya dipungut biaya seiklasnya untuk menikmati keindahan dan kesegaran Leuwi Bunder. Pengelolaan masih dilakukan secara swadaya oleh para pemuda setempat dengan menjaga kebersihan dan keamanan area sekitar.

 

“ Kami ingin tempat ini tetap terbuka untuk masyarakat. Tapi ke depan tentu perlu penataan yang lebih baik agar lebih aman dan nyaman,” tambahnya.

 

Salah seorang pengunjung, Rina (27), warga Surade, mengaku sering datang bersama keluarga untuk berenang dan bersantai di bawah rindangnya pepohonan.

Baca juga:  Disperkim Jabar Monev Pembangunan Alun Alun Gado Bangkong

 

“Airnya jernih banget dan sejuk. Anak-anak senang berenang di sini. Tempatnya alami, belum terlalu ramai, jadi nyaman. Cuma akses jalannya memang masih kurang bagus,” ungkapnya.

 

Hal senada disampaikan Andi (32), pengunjung asal Kecamatan Cibitung, yang menilai Leuwi Bunder memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan desa.

 

“Kalau dikelola lebih serius dan jalannya diperbaiki, saya yakin banyak wisatawan luar daerah yang datang. Sayang kalau potensi sebagus ini tidak diperhatikan,” katanya.

 

Untuk mencapai lokasi, pengunjung bisa melalui pertigaan jalan provinsi di Kampung Cibungur, satu jalur menuju Pantai Minajaya. Dari pertigaan tersebut, perjalanan dilanjutkan sekitar satu kilometer masuk ke jalan desa menuju Kampung Sindang Rasa. Namun, sebagian kondisi jalan menuju lokasi masih belum beraspal dan cukup menyulitkan, terutama saat musim hujan.

Baca juga:  Objek Wisata Pantai di Pajampangan Mulai Diserbu Wisatawan

 

Melihat potensi yang dimiliki, Leuwi Bunder dinilai layak mendapatkan perhatian dari pemerintah desa, kecamatan hingga dinas terkait di Kabupaten Sukabumi. Penataan kawasan, penyediaan fasilitas dasar seperti tempat ganti, toilet, papan informasi keselamatan, serta perbaikan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan mendesak agar objek wisata ini dapat berkembang secara maksimal.

 

Dengan sentuhan pengelolaan yang profesional dan dukungan pemerintah, bukan tidak mungkin Leuwi Bunder akan menjelma menjadi destinasi wisata bernilai jual tinggi, sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat Desa Buniwangi.

Pos terkait