LKPPM Himbau Masyarakat Boikot Pilkades Bojongkaso dan Ajukan Gugatan Class Action

Warga masyarakat Desa Bojong Kaso, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, menghiasi jalan dengan beberapa tanaman sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Desa yang tidak peduli, Rabu (11/5/22).| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID – Direktur Lembaga Kajian Pendidikan dan Partisipasi Masyarakat (LKPPM) Sukitman Sudjatmiko menghimbau masyarakat Desa Bojong Kaso Kecamatan Agrabita Kabupaten Cianjur untuk memboikot Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) mendatang.

Bahkan, dirinya menyerukan kepada masyarakat untuk membuat gugatan class action kepada Pemerintah Desa, Kecamatan bahkan Bupati dan Gubernur dengan dasar kelalaian dan alpa untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.

Baca juga:  Tabrakan di Turunan Bangbayang Kembali Terjadi, Telan Korban Jiwa?

“Saya Sukitman Sudjatmiko sebagai advokat pembela masyarakat tertindas siap menjadi pengacara publik untuk menggugat Kepala Desa, Camat, Bupati dan Gubernur atas kelalaian dan alpa memberikan kesejahteraan pada masyarakat,” tegas Sukitman kepada wartawan.

Hal tersebut tentunya bukan tanpa sebab, pasalnya, ratusan warga Desa Bojong Kaso Kecamatan Agrabinta Kabupaten Cianjur mengeluhkan rusaknya jalan Babakan Awi Legok Cau dan Cilampahan. Bahkan, warga menanam beberapa jenis tanaman di jalan yang sudah menjadi lumpur sebagai bentuk kekecewaan.

Baca juga:  Kecelakaan Tronton Beruntun di Jalan Raya Cianjur, Korban Belum Terhitung

“Jalan ini sudah rusak dan belum pernah diperbaiki selama 20 tahun lamanya, padahal jalan yang panjangnya hanya sekitar 5 kilometer ini merupakan jalan utama desa sebagai penunjang aktivitas perekonomian masyarakat, Pemerintahan Desa berganti beberapa kali sampai dengan ada Dana Desa jalan ini tidak pernah diperbaiki,” jelas seorang warga Legok Cau, Dodo Komar (58).

Pos terkait