Longsor di Tanah Milik Taman Nasional Gunung Halimun Salak Ancam Sejumlah Bangunan, Petugas Siaga

Tim Gabungan dan relawan bencana siaga dekat lokasi longsor Cimaja Kecamatan Cisolok Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Bencana alam tanah longsor kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi pada Senin malam tadi 25 Maret 2024.

Tanah longsor akibat dari curah hujan tinggi yang terjadi dibeberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi. Longsor terjadi tepatnya di Kampung Salak Datar RT 001/008, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak pada Senin  25/3/2024).

Dilansir dari laporan P2BK Cikakak, sekira pukul 19.00 WIB telah terjadi beberapa kali longsor di tanah milik Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Longsor diakibatkan oleh tingginya curah hujan pada sore kemarin sekira pukul 16.00 WIB.

Baca juga:  Gempa Berkekuatan 5.8 SK Rusak Dua Rumah di Kecamatan Nagrak Sukabumi

Meski kejadian tersebut tidak menimbulkan jiwa, namun menyebabkan dampak terhadap 5 rumah warga, 4 kandang kambing, 1 mushola, atau 22 jiwa.

Pemerintah setempat segera berkoordinasi dan terjun kelokasi bencana, Forkopimcam, Pol-PP, P2BK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pemdes Cimaja, Puskesmas dan pihak Taman Nasional Gunung Halimun Salak, langsung menanggulangi bencana tersebut.

Menurut ketua P2BK Agus Mahardika, untuk penanganan mendesak pihaknya membutuhkan beberapa sarana dan bahan material lainnya, seperti Tenda pleton, sembako dan pakaian dewasa juga anak.

Baca juga:  Puluhan Rumah Terdampak Banjir di Purabaya, 1 KK Mengungsi

“Kami belum bisa menghitung berapa kerugian dan laporan kondisi terahir karena beberapa material longsoran masih belum bisa dievakuasi. Ya di lokasi masih terjadi longsor susulan,” singkatnya.

Pos terkait