Safari Santunan Semut Ibrahim Sukabumi

Inilah sosok Beni Benyamin (tengah) bersama Tim Semut Ibrahim.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Menyebut nama Beni Bunyamin tentunya bukan hal asing ditelinga warga Pajampangan. Siapa yang tak kenal lelaki berprofesi sebagai tenaga pengajar di SMA Negeri 1 Ciracap Kabupaten Sukabumi ini. Ia merupak motor penggerak sejumlah aksi sosial dan peduli lingkungan di Pakidulan Sukabumi.

Karenanya tak heran, jika Bupati Sukabumi Marwan Hamammi, menganugerahi penghargaan pada lelaki lukisan Program Studi Sejarah di IKIP Bandung ini, lantaran sekitar 2008 ia dan Tim Semut Ibrahim “Menggoyang Jampang” dengan aksi peduli lingkungan yang digarapnya. Diantaranya aksi penanaman pohon di sepanjang ruas Jalan Surade – Ujunggenteng, juga aksi sosial bedah 99 unit rumah warga jompo.

Adalah Semut Ibrahim, Komunitas Pencinta Alam SMAN 1 Ciracap yang selalu gawe bareng Beni disetiap aksi sosialnya. Ini wajar, Semut Ibrahim adalah salah satu Divisi Ekstrakulikuler Besutan Beni, Divisi ini konsen terhadap aksi sosial dan peduli lingkungan.

Baca juga:  Karang Taruna Caringin Gelar Pengobatan Gratis dan Sunatan Massal, Pesertanya Hingga Luar Sukabumi

Aksi sosial Beni dan Semut Ibrahim kian menjadi. Apalagi berbagi di bulan suci kegiatan sosial yang digarapnya seperti menemukan kemistri. Awal ramadhan 1445 Hijriyah Beni dengan Tim Semut Ibrahim melakukan aksi sosial bertajuk Sodaqoh 99 Jompo.

Menurut Beni, suara dan keluhan mereka (kaum jompo) yang nyaris tak terdengar harus kita dengar. Menurutnya kita harus menjadi telinga untuk suaranya dan menjadi tangan untuk sentuhannya serta menjadi air mata untuk sedihnya, juga menjadi senyum untuk kebahagiannya.

“Saya sering interaksi dengan kehidupan para janda jompo, jadi saya hapal benar persoalan yang dihadapi mereka. Mereka itu kaum terasing, kesepian, terabaikan, dan bahkan mereka tak berdaya ( dhuafa ),” ungkap Beni kepada Lingkar Pena.id.

Baca juga:  Pemdes Gunung Bentang Eksekusi Rumah Warga Tangkil, Ini Alasannya!

Dipertengahan ramadhan kali ini Beni bareng Tim Semut Ibrahim kembali lakukan aksi sosialya untuk para janda jompo, adik adik yatim dan para pengurus mushola. Ini sebenarnya kegiatan rutin tahunan setiap bulan ramadhan.

Aksi sosialnya berbentuk pembagian paket sembako, uang saku dan alat shalat (mukena). Untuk anak yatim membelikannya pakaian dan uang saku.

“Kita muliakan adik adik yatim, agar dihari raya nanti mereka bisa merasakan kebahagiaan seperti teman temannya yang lain,” jelasnya.

Aksi sosialnya dimulai pada Minggu, 24 Maret 2024 lalu dan akan berahir menjelang ramadhan tiba. Pada hari pertama sasarannya adalah warga jompo, anak yatim dan para pengurus mushola yang ada disepanjang ruas jalan Ciracap – Cikangkung.

Baca juga:  Persiapan Bazar Ramadan 1445 H di Pajampangan, Ini Lokasinya

“Sasarannya adalah jompo yang rumahnya pernah dibedah tahun sebelumnya,” kata Beni.

Terpancar aura kebahagiaan di wajah Mak Sukesih warga Cipurut, Mak Koyam, warga Kampung Lebak Saat dan Mak Eroh warga Kampung Nangkawangi. Mereka itulah diantaranya para penerima santunan dari Semut Ibrahim.

Moment Beni Benyamin saat bersama para Jompo di sela-sela aksi kemanusiaannya.| ist

“Selain kepada para jompo dan adik yatim, kita santuni pula para pengurus tajuk, terutama pengurus tajuk yang dulu terdaftar di program bedah tajuk,” pungkas Beni

Di hari kedua pembagian sembako dilakukan di sepanjang ruas Jalan Ciracap – Tamanjaya.

Pos terkait