Luka Parah, Warga Palabuhanratu Diduga Ditikam ODGJ

FOTO: YN warga desa Jayanti Kecamatan Palabuhanratu yang menjadi korban pembacokan.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | YN (50) warga Kampung Babakansirna, RT 02/04 Desa Jayanti, Kecamatan Palabuanratu, Kabupaten Sukabumi, geger menjadi korban pembacokan yang dilakukan seorang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Informasi dihimpun, kasus tersebut terjadi pada Sabtu, 06 Juli 2024, sekira pukul 06.00 WIB. Kronologi kejadian bermula ketika YN sedang menikmati secangkir kopi di rumahnya.

Namun tiba tiba saja ada seorang pria yang diduga ODGJ masuk melalui pintu dapur sambil membawa senjata tajam berjenis golok. Tanpa diduga, pria itu langsung mengayunkan golok ke arah YN.

Baca juga:  FJM Palabuhanratu Santuni Ratusan Anak Yatim dan Gaji Guru Ngaji

Karena mendapat serangan, YN berusaha melakukan perlawanan. Kendati demikian, YN tak luput dari serangan yang membabi buta itu. Dampaknya ia mengalami beberapa luka akibat tebasan senjata tajam pelaku.

Saat itu kaka korban yang tengah berada dilokasi, memberikan pertolongan dan dibantu warga sekitar. YN langsung dibawa ke RSUD Palabuanratu untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga:  Rumah Warga di Desa Jayanti Dibongkar Demi Wisata, Ini Kata Kades!

Kepala Desa Jayanti Nandang, S.Ag., membenarkan adanya kejadian yang menimpa warganya. Hal itu juga sudah dibahas melalui musyawarahkan dengan unsur Forkopimdes Jayanti guna penyelesaian kasusnya.

“Iya, korban mengalami luka serius dan saat ini masih dalam penanganan intensif di rumah sakit. Kejadian ini tentunya mengundang keprihatinan masyarakat,” jelas Nandang.

“Pelaku merupakan Opa (ODGJ) warga sini juga. Maka dari itu tadi sudah digelar musyawarah dengan sejumlah unsur di Kantor Desa untuk bagaimana mencari solusi yang terbaik,” imbuhnya.

Baca juga:  Geger! Mayat Ditemukan Mengambang di Sungai Palabuhanratu

Dijelaskan Nandang, pihak keluarga pelaku dalam kasus ini menyerahkan sepenuhnya untuk penanganan pelaku kepada pihak pemerintah desa dan penegak hukum.

“Pelaku sudah diamankan dan dilakukan penanganan oleh Puskesmas dan Dinas Sosial melalui TKSK Kecamatan Palabuhanratu,” ujar Kades.

 

Pos terkait