Maling Bobol Minimarket di Selabintana Sukabumi, Polisi: Pelaku Merupakan Spesialis

Sebuah Minimarket di kawasan Selabintana dibobol maling, polisi lakukan penyelidikan.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sebuah minimarket Alfa Mart yang berlokasi di Kampung Nyangkokot Rt.03/12 Desa Perbawati, Kecamatan/ Kabupaten Sukabumi, di bobol maling, Rabu (02/10/2022).

Dari informasi yang dihimpun, kasus minimarket yang di bobol maling berada di ruas Jalan Raya Selabintana. Berawal diketahui salah seorang pegawai minimarket hendak membuka pintu sekira pukul 06.00 WIB pagi. Pegawai itu terkejut saat melihat sebuah instalasi penyimpanan rokok yang berada di ruangan depan kasir, ludes.

Menurut Kapolsek Sukabumi AKP Enita Dwi Cahyawati mengatakan, pihaknya mengaku telah mengetahui kasus pembobolan toko Minimarket itu, setelah mendapatkan laporan dari karyawannya sekitar pukul 06.30 WIB.

Baca juga:  Wabup: Kabupaten Sukabumi siap Terima Kunjungan Wisatawan saat Libur Nataru

“Seusai mengetahui kejadian tersebut, kami langsung datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian menghubungi tim Inafis dari Polres Sukabumi Kota,” kata Enita kepada wartawan.

Lanjut dia, ketika petugas kepolisian melakukan olah TKP, petugas menemukan dinding bangunan bagian kanan yang berada dibelakang toko Alfamart tersebut, bolong yang diduga dijebol maling.

“Iya tadi kami sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti dan petunjuk lain. Seperti mencari saksi-saksi dan mencari rekaman CCTV dari rumah warga,” jelasnya.

Saat ini sambung Perwira Polisi Wanita, kasus pembobolan minimarket milik Alfamart itu, perkaranya tengah ditangani oleh Polres Sukabumi Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih dalam lagi.

Baca juga:  UPTD PU Jampang Tengah Buka Akses Jalan Tertutup Material Longsoran di Nyalindung Sukabumi

Sementara untuk barang yang hilang, pihaknya mengaku saat ini petugas Alfamart hanya menjelaskan kehilangan puluhan bungkus roko saja.

“Dugaan pelaku belum diketahui dan untuk kerugian juga sama karena masih diinventarisir oleh karyawan Alfamart. Namun, untuk sementara yang dilaporkan hilang itu puluhan bungkus rokok,” ucapnya.

Disinggung wartawan terkait jumlah pelaku pembobolan minimarket tersebut, pihaknya menjawab belum bisa memberikan keterangan secara jelas. Karena, statusnya masih dalam proses penyelidikan.

Terlebih lagi, pihak kepolisian tidak bisa melihat aksi pelaku saat melakukan pencurian di minimarket tersebut. Karena, rekaman CCTV yang berada di toko Alfamart itu, dirusak pada bagian receivernya.

Baca juga:  Bupati Sukabumi MoU Platform Kolaboratif, Indonesian Digital Services Lab

“Dugaan sementara, pelaku pencurian ini spesialis yah. Karena, ia sudah paham betul saat melakukan aksi kejahatannya. Bahkan, rekaman CCTV pun dirusak. Sehingga membuat kami kesulitan untuk mencari pelaku,” terangnya.

Lanjutnya, “Kami mohon perlunya kesadaran dari masyarakat dan apabila warga menemukan informasi terkait hal-hal yang tidak seharusnya terjadi misalkan dengar suara-suara apa di lokasi toko itu, pada malam hari maka silahkan langsung datang dan melaporkan ke kami,” sambungnya.

Pos terkait