LINGKARPENA.ID | Peringatan Hari Nelayan Pantai Minajaya ke-14 di Kecamatan Surade, Kamis (23/7/2026), menjadi ajang bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk menegaskan komitmennya dalam mendorong kemajuan kawasan pesisir.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar menilai perayaan tersebut harus dimaknai lebih dari sekadar tradisi, melainkan sebagai pemicu bangkitnya perekonomian masyarakat nelayan.
Menurutnya, Pantai Minajaya memiliki potensi kelautan dan pariwisata yang sangat menjanjikan. Apabila dikelola secara optimal dan berkelanjutan, potensi tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga pesisir.
“Pantai Minajaya memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Momentum Hari Nelayan ini harus menjadi semangat bersama untuk mengembangkan ekonomi pesisir agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Asep Japar.
Ia menjelaskan, Pemkab Sukabumi akan terus memberikan perhatian terhadap pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Dukungan itu mencakup penguatan infrastruktur, pengembangan potensi wisata bahari, serta berbagai program yang mampu meningkatkan daya saing kawasan pesisir.
Meski demikian, Asep menegaskan keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Kolaborasi antara pemerintah, nelayan, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan pesisir yang maju dan produktif.
“Pembangunan akan berhasil jika seluruh elemen bergerak bersama. Sinergi dan kepedulian terhadap potensi daerah harus terus diperkuat demi kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian laut sebagai aset yang harus diwariskan kepada generasi mendatang. Menurutnya, lingkungan pesisir yang terawat akan mendukung sektor perikanan sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Pantai Minajaya.
“Menjaga laut berarti menjaga masa depan. Mari bersama-sama merawat kebersihan perairan agar Pantai Minajaya semakin maju dan nelayannya semakin sejahtera,” pungkasnya.






