Dedi Mulyadi (baju putih) saat berfoto bersama Akmal Badar, Kepala Sekolah (baju dinas), Guru Eko (baju kuning) serta guru-guru SMPN 1 Cicantayan.

Mendadak SMPN 1 Cicantayan Didatangi Dedi Mulyadi, Ada Apa?

KABUPATEN SUKABUMI PENDIDIKAN UMUM

Lingkarpena.id, Sukabumi – Ketua Komisi E DPR RI dari Fraksi Golkar, Dedi Mulyadi tiba-tiba mendatangi SMPN 1 Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/03/2021). Hal tersebut membuat kaget pihak sekolah, para guru piket yang sedang melaksanakan tugas  masing-masing, tidak menyangka kedatangan mantan Ketua Partai Golkar Jawa Barat dan mantan Bupati Purwakarta itu.

Dedi tiba di sekolah sekitar jam 12 siang, para guru sebagian baru melaksanakan shalat Dzuhur. Selama berada sekolah, Dedi ngobrol dan bercanda dengan para guru.

Baca juga:  Kodim 0622 Sukabumi Bantu Pemdes Cirendang Bangun Rabat Beton

Baca juga:  PWI Akan Memberikan Penghargaan Kepada Guru Eko

“Oohh, datang tidak terlalu formil, hanya melihat situasi sekolah, obrolan canda tawa, bercanda dengan Guru Eko, lalu beliau tertarik dengan suasana sekolah, lukisan-lukisan siswa, dan gambar-gambar pilar sekolah. Hanya itu saja.” jawab Akmal Badar, Kepala Sekolah SMPN 1 Cicantayan kepada ditanya wartawan tentang pertemuan dengan Dedi Mulyadi.

Baca juga:  Wow! 16 Ormas dan LSM Besar di Sukabumi Bakal Gelar Aksi Damai 912, 'Tinggal Menunggu Waktu' Ini Kata Ketum GAPURA RI

Setalah kurang lebih satu jam di sekolah Dedi berpamitan pulang, Ia berjalan ditemani  Guru Eko sambil melihat jalan rusak yang viral tersebut.

Baca juga:  Dewan Kecewa Banyak yang Absen di RDP Aparat Desa Vs Guru

Dalam unggahan di Instagram pribadinya @dedimulyadi71, Dedi menuliskan Pak Eko adalah guru yang mengguncang jagat media. Dia berpesan tentang lubang yang menganga di jalan menuju tempat dia mengajar. Peristiwa itu berujung kemurkaan aparat desa setempat. Semoga peristiwa ini menjadi jalan mulusnya tuntutan warga yang ingin menikmati jalan mulus tanpa lubang.

 

Baca juga:  Wakapolres dan Tokoh Agama Blusukan Bagikan Sembako Kepada Warga Terdampak PPKM Darurat

Redaktur: Dharmawan Hadi

Tinggalkan Balasan