Mentri PM Cak Imin Dukung Pemkab Sukabumi Upaya Percepatan Pemulihan Paska Bencana

Menteri Pemberdayaan Masyarakat Cak Imin bersama Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, saat melakukan penanaman bibit mahoni dan sengon, peletakan batu pertama pembangunan rumah baru.| dok: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Upaya percepatan pemulihan pascabencana di Sukabumi mendapat perhatian langsung pemerintah pusat. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar bersama Bupati Sukabumi Asep Japar melakukan kunjungan kerja ke Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kamis (27/11/2025).

Kunjungan menjadi agenda strategis terkait percepatan pembangunan ketahanan bencana dan perluasan Pelindungan Sosial Adaptif (PSA).

Dalam kunker ini, pemerintah memastikan penanganan khusus bagi warga terdampak longsor. Sebanyak 10 rumah di Desa Sukarame dan 5 rumah di Desa Wangunsari akan dibangun ulang untuk menggantikan hunian warga yang rusak berat.

Baca juga:  Densus 88 Anti Teror Polri, Geledah Kediaman HJ Warga Nyalindung Sukabumi

Tidak hanya itu, pemerintah pusat juga menyalurkan berbagai bantuan fisik dan sosial untuk mempercepat pemulihan di wilayah rawan bencana tersebut.

Menko PM menegaskan pemerintah kini mengadopsi Pelindungan Sosial Adaptif (PSA) sebagai pendekatan komprehensif dalam mitigasi, penanganan, hingga pemulihan pascabencana.

“Pelindungan Sosial Adaptif adalah antisipasi komprehensif yang melibatkan pemerintah pusat, daerah, instansi, dan masyarakat untuk mendeteksi kerawanan bencana sejak dini,” ujar Menko Muhaimin.

Baca juga:  Jelang Tahun Politik, Iyos Minta ASN Pemkab Sukabumi Jaga Netralitas

Ia juga memastikan PSA akan terus diperluas di berbagai daerah, termasuk peningkatan manfaat bantuan sosial dan penyederhanaan akses layanan negara bagi warga terdampak.

Menko mengungkapkan temuan lainnya, 202 keluarga terdampak bencana belum memiliki dokumen kependudukan, sementara NIK menjadi syarat utama untuk mengakses bansos, layanan kesehatan, hingga bantuan pemulihan ekonomi.

Pemerintah berkomitmen mempercepat pendataan serta memastikan layanan administrasi kependudukan tersedia bagi seluruh warga, terutama di daerah rawan bencana.

Bupati Sukabumi Asep Japar menyampaikan pembangunan rumah bagi korban bencana mendapat dukungan dari DPR RI dan sejumlah pihak perbankan.

Baca juga:  Duel Pelajar di Sukabumi, Empat Orang Luka dan Masuk Rumah Sakit

“Alhamdulillah atas solidaritas dan kegotongroyongan. Mudah-mudahan bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Asep.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit mahoni dan sengon, peletakan batu pertama pembangunan rumah baru, serta penyerahan bantuan besar-besaran:
~Pembangunan 15 rumah lengkap listrik dan air bersih
~Renovasi 38 rumah
~Perbaikan akses jalan
~Bantuan 769 bronjong
~Distribusi 1.000 paket sembako
~Pembagian bibit pohon mahoni dan sengon.

Pos terkait