Menyoal Dugaan Kasus Perudungan Bocah SD, Kapolres Sukabumi Kota: Saya Pastikan Polisi Profesional

Polres Sukabumi Kota saat melaksanakan konferensi pers | Foto: Azis Ramdhani

LINGKARPENA.ID | Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo memastikan penanganan kasus dugaan kekerasan maupun bullying yang menimpa pelajar sekolah dasar pada awal Februari dan dilaporkan oleh orang tua korban pada tanggal 16 oktober 2023 ditangani serius oleh pihak kepolisian.

Dalam kasus tersebut diipastikan polisi dalam melakukan penyelidikan secara profesional dan akuntabel. Hal itu disampaikannya saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Jumat, 8 Desember 2023.

“Pada penanganan ini kami tetap berpedoman dengan aturan yang berlaku yakni Undang-undang Perlindungan Anak dan Sistem Peradilan Anak,” ujar Ari.

“Ya secara profesional kita pastikan akan menindak tegas siapapun yang bersalah dengan tidak mengesampingkan profesionalisme dan prosedur dalam penegakan hukum,” imbuhnya.

Baca juga:  Dugaan Perundungan Bocah SD di Sukabumi Hingga Tewas, Polisi Bakal Usut

Ari juga menerangkan, pihaknya telah melakukan langkah Kepolisian terkait kasus dugaan kekerasan terhadap anak tersebut dengan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, baik dari pihak korban, terduga pelaku, pihak sekolah hingga saksi ahli.

“Setelah menerima laporan terkait hal ini pada 16 Oktober 2023, Polres Sukabumi Kota melalui Unit PPA Sat Reskrim telah melaksanakan pemeriksaan kepada saksi-saksi, baik saksi pelapor, saksi korban, terduga pelaku, pihak sekolah dan saksi ahli, baik dari ahli psikologi maupun dokter bedah yang menangani korban,” tuturnya.

“Ada sebanyak 10 saksi sudah kita ambil keterangan,” sambung Ari.

Lanjut Kapolres ke depan pihaknya akan melaksanakan gelar perkara dan juga melakukan pemeriksaan tambahan, mengkonfrontir terhadap korban maupun terduga pelaku untuk menentukan langkah selanjutnya.

Baca juga:  Razia Rutin Polres Sukabumi Kota untuk Cegah Aksi Geng Motor

“Nantinya dari hasil penyelidikan ini, apakah dapat ditingkatkan naik ke tingkat penyidikan. Dalam waktu dekat, kami akan melakukan gelar perkara termasuk pemeriksaan secara konfrontir terhadap korban dan terduga pelaku,” bebernya.

“Jadi keterangan dari pihak korban maupun terduga pelaku dan saksi-saksi lainnya berbeda, sehingga kita melakukan upaya konfrontir terhadap korban, maupun terduga pelaku dan juga saksi lainnya,” lanjutnya.

Menyikapi rumor dugaan intimidasi dari pihak sekolah terhadap korban, Ari memastikan pihaknya akan mendalami informssi tersebut dengan melakukan pemeriksaan intensif.

Baca juga:  Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Minibus Terbakar di Depan Citimall Sukabumi

“Kita akan mendalami daripada informasi tersebut. Kalau memang nanti di penyelidikan dan pemeriksaan ditemukan fakta-fakta baru, kita dari Polres Sukabumi Kota akan memproses dengan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku kepada siapa pun,” tegas Ari.

Ari juga menyampaikan simpatinya terhadap pihak korban maupun keluarga dan berharap korban dapat segera beraktifitas kembali seperti biasa.

“Kami menyampaikan prihatin terhadap korban dan keluarga atas kejadian ini karena kejadian tersebut, saat ini korban menjalani perawatan kesehatan dengan melaksanakan operasi. Saya mendo’akan, semoga korban dan keluarga diberikan kekuatan, kemudian juga korban lekas diberikan kesembuhan, sehingga dapat melaksanakan aktifitas sehari-hari,” pungkasnya.

Pos terkait