Mulai Minggu Depan, Pemerintah Berlakukan Syarat Vaksinasi untuk Penentuan Level Asesmen

Menko Luhut, Pemerintah kedepam akan terus mengkaji dan meningkatkan kebijakan tingkat vaksinasi, kata Menko Luhut saat menggelar konferensi pers, Minggu, (27/2/2022) kemarin. | Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID – Pemerintah akan secara efektif memberlakukan syarat vaksinasi dosis kedua untuk menentukan level asesmen di tiap daerah mulai minggu depan. Hal ini menjadi salah satu penyebab peningkatan di Kababupaten dan Kota yang masuk ke level 3 dan 4. Namun, tren peningkatan ini diperkirakan akan berbalik menurun mulai minggu depan.

Syarat level vaksinasi dosis kedua untuk menentukan asesemen level mingguan tiap daerah, telah berhasil mendorong percepatan vaksinasi dosis kedua untuk umum dan lansia di Jawa-Bali. Dari sebelumnya 21 Kabupaten/Kota yang tidak memenuhi syarat dosis kedua atau umum menjadi hanya tersisa 7 Kabupaten/Kota. Selain itu untuk dosis kedua lansia dari sebelumnya 26 Kabupaten/Kota saat ini hanya tersisa 10 Kabupaten/Kota.

Baca juga:  Vaksin Nusantara Diminati Turki, Ketua DPD RI Berharap Pemerintah Bergerak Cepat

“Pemerintah kedepan akan terus mengkaji dan menerapkan kebijakan yang dapat mendorong tingkat vaksinasi ke level tertinggi agar syarat pra-kondisi endemi, yakni tingkat kekebalan masyarakat yang tinggi dapat segera tercapai,” ungkap Menko Luhut pada Konferensi Pers pada Minggu, (27-2-2022) kemarin.

Menko juga menyampaikan kabar baik lainnya, terkait perkembangan gelombang varian Omicron terus menunjukkan tanda-tanda yang sangat baik. Hal ini terlihat pada tingkat kasus harian Nasional yang sudah menunjukkan tren penurunan. Selain itu, tingkat rawat inap rumah sakit juga menunjukkan tanda perlambatan dan kasus kematian secara keseluruhan berada pada level yang juga sudah rendah, yakni di bawah varian Delta.

Pos terkait