Pelajar Sukabumi Tergeletak Terkena Sabetan Sajam “Corbek”

LINGKARPENA.ID | Seorang pelajar berinisial MN (15) asal Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, mengalami tindak pidana penganiyaan yang dilakukan oleh pelajar lain. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (25/4/2025) sekira pukul 10.30 WIB.

 

Insiden yang dialami MN terjadi di Jalan Perjuangan, Kampung Cikadu RT 02/09, Desa/Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Atas peristiwa itu keluarga korban melaporkannya ke Mapolres Sukabumi Kota.

 

Telah terjadinya tindak pidana penganiayaan itu dibenarkan Kasi Humas Polres Sukabuni Kota, AKP Astuti Setyaningsih. Dikatakannya, akibat kejadian itu korban mengalami luka pada ibu jari sebelah kanannya.

 

“Ibu jari sebelah kanannya putus usai dibacok senjata tajam (sajam) jenis cocor bebek (corbek),” ujarnya.

 

Polres Sukabumi Kota saat ini masih melakukan pendalaman dan pengerjaran terhadap terduga pelaku. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman juga melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ujar Astuti kepada awak media, Jumat (02/05/2025).

 

Kronogisnya, pada Jumat (25/4/2025) sekira pukul 10.30 WIB, MN (33) saat berada di Jalan Perjuangan, di Kampung Cikadu RT 02/09, Desa/Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, MN diserang pelajar lain dengan menggunakan senjata tajam, dan seketika MN menangkis serangan itu dengan tangannya.

 

“Serangan pelaku ditangkis korban menggunakan tangan kanannya. Akibatnya MN mengalami luka robek dibagian telapak tangan sebelah kanannya, hingga ibu jarinya putus,” tambah AKP Astuti.

 

Motif pembacokan itu kini terus didalami Polres Sukabumi Kota, dan melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.

Pos terkait