Pemkot Terapkan PPKM Level 2, PKL Mingguan Jalur Lingsel Menjerit

LINGKARPENA.ID – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) mingguan yang biasa mangkal di sekitar Jalan Jalur Lingkar Selatan, tepatnya di Kampung Babakan, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibereum, Kota Sukabumi, meminta kebijakan dari Pemerintah Kota Sukabumi. Kebijakan tersebut untuk tidak segera menutup lokasi tempat mereka mencari nafkah.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu PKL setelah menerima informasi melalui himbauan dari pihak terkait. Hal itu dikarenakan meningkatkannya kasus sebaran covid-19 di Kota Sukabumi. Dampak dari itu sehingga pemerintah menetapkan kembali PPKM di Kota Sukabumi naik ke level II.

Baca juga:  Pelaku dan Ribuan Butir Obat Tanpa Izin Edar Diamankan Polisi

“Kami pasti akan patuh kepada pemerintah. Namun kami harap pemerintah lebih bijaksana, karena disini kami hanya mencari rejeki untuk keluarga di tengah sulitnya ekonomi saat ini,” kata Erni, salah satu PKL yang biasa berjualan di lokasi tersebut, Ahad, (06/02/2022) kepada wartawan.

Lebih jauh Erni mengatakan, semua kewajiban sudah kami lakukan termasuk mengikuti program vaksinasi dan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Dengan demikian kami meminta pemerintah untuk memberikan solusi yang terbaik kepada kami para pedagang kecil yang biasa mengantungkan hidupnya dengan berjualan di pasar mingguan ini.

Baca juga:  Gerai Vaksin Presisi Genjot Vaksinasi di Wilayah Polsek Citamiang

“Di pasar mingguan ini, walaupun lokasinya cuma memanfaatkan sebagian badan jalan, kami berjualan hanya dalam hitungan jam. Ya cuma dari jam 06:00 WIB sampai jam 11:00 WIB siang dengan hanya memanfaatkan situasi hari libur yang menjadi lokasi masyarakat sekitar untuk berbelanja,” ungkap Erni.

Lanjut Erni, “Besar harapan kami, pemerintah bisa memberikan kebijakan dan solusi yang terbaik bagi para pedagang mingguan ink. Kalau bisa jangan di tutup. Mungkin ada solusi lain bagi kami,” harapnya.(***)

Baca juga:  Belasan Warga Kota Sukabumi Diduga Keracunan Makanan

 

 

 

 

 

Kontributor: Rudi Tanjung

Redaktur: Akoy Khoerudin

Pos terkait