Penyiapan Lahan Relokasi Korban Bencana Pergerakan Tanah di Kecamatan Nyalindung Beres, Ini Kata BPBD Kabupaten Sukabumi

Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD (Badan Penanganan Bencana Daerah) Kabupaten Sukabumi, Ismet Ahmad.| Foto: Aris Wanto

LINGKARPENA.ID | Setelah diperjuangkan dengan memakan waktu yang cukup lama akhirnya sejumlah Kepala Keluarga korban bencana pergerakan tanah di Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi mendapat kepastian dan kabar baik.

Penyiapan lahan untuk relokasi dan penyediaan fasilitas hunian tetap (huntap) bagi 152 Kepala Keluarga (KK) korban bencana pergerakan tanah di Kampung Ciherang Desa Cijangkar beberapa waktu yang lalu kini telah siap.

Ditemui di lokasi proyek yang sedang tahap Cut and Fill dan penataan lahan di Kampung Ciherang, Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD (Badan Penanganan Bencana Daerah) Kabupaten Sukabumi, Ismet Ahmad mewakili Kepala Pelaksana (Kalak) Wawan Godawan mengatakan, setelah keluarnya izin dari pihak BUMN PTPN VIII terkait penggunaan lahan eks. PTPN, BPBD bisa memfasilitasi harapan warga khususnya Korban bencana pergeseran tanah Ciherang.

Baca juga:  Rumah Terancam Longsor di Parungkuda Sukabumi

“Total jumlah KK yang akan direlokasi 152 mengacu pada SK Bupati Sukabumi terkait hal tersebut. Harapannya pihak Pemda Sukabumi tidak hanya sekedar membangun yang didanai dari BNPB Pusat, namun juga membangun lebih lanjut untuk jalan dan sanitasi serta fasilitas lainnya,” ucapnya.

Juga disampaikan Ismet, untuk satu KK mendapat satu rumah sesuai dengan SK yang sudah dikeluarkan oleh Bupati Sukabumi.

Baca juga:  Syarif Hidayat, Kader Partai Gerindra berbagi Santunan dan Takjil Jelang Bukber

“Sesuai dengan site plan atau gambar yang disepakati oleh pihak Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, luasan dari bangunan yang akan dibikin adalah 6 x 6 meter persegi. Untuk lahan kaplingnya 13 x 7,” tambahnya.

Ismat juga mengatakan, BPBD hanya menyiapkan lahan dan direncanakan dalam waktu 2 minggu kedepan kalau tidak ada halangan cuaca bisa selesai untuk cut and fill.

Baca juga:  Kondisi Rumah Warga Kadudampit Pasca Diterjang Angin Kencang

“Tentunya, kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mewujudkan harapan-harapan masyarakat sesuai program kerja yang direncanakan. Semoga tidak ada perubahan-perubahan dari pihak PTPN maupun warga,” pungkas Ismat.

Pos terkait