Baraya Kang Agil Menebar Kebaikan

Baraya Kang Agil bersama Sekretaris TIDAR Jabar saat menebar ikan di Sungai Cibentang, Gunungguruh Kabupaten Sukabumi.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Baraya Kang Agil terus menebar kebaikan dengan menebar ribuan benih ikan di kawasan Sungai yang berlokasi di Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi, pada Senin kemarin, 18 September 2023.

Kali ini penebaran ikan memilih lokasi Sungai dan yang ditebar merupakan jenis ikan tawar seperi Nilem dan Ikan Baung. Sedikitnya 100 ribu ekor ikan ditebar oleh Baraya Kang Agil bersama sejumlah kelompok ikan yang ada di Desa Cibentang.

Kegiatan yang digagas oleh Sekretaris Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Jawa Barat ini bukan kali pertama. Kang Agil diakui oleh masyarakat Gunungguruh merupakan sosok yang sangat peduli lingkungan, terutama dalam memperhatikan kelompok perikanan.

Baca juga:  Dua Bangunan Tergerus Longsor di Nyalindung Sukabumi¬†

“Ya menebar kebaikan siapa saja bisa. Dengan niatan untuk membantu masyarakat dan peduli lingkungan terutama habitat ekosistem ikan, agar tidak punah itu sih tujuan utama saya,” ujar Sekretaris TIDAR Jabar ini, kepada wartawan, Selasa (19/9/2023).

Sosok Pria yang mempunyai nama lengkap Muhammad Sayyid Agil ini bersama baraya Kang Agil terus bergerilya dalam menebar kebaikan di masyarakat. Tujuan tersebut merupakan untuk membantu dan mempertahankan keberadaan lingkungan khususnya habitat ekosistem jenis ikan agar tidak punah.

Bersama Baraya Kang Agil saat menebar ikan.| ist

“Penebaran ikan ini saya harap bisa memberi manfaat yang banyak untuk masyarakat yang ada di aliran sungai ini, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai. Manfaat itu, adalah untuk pemenuhan sumber pangan dan pemenuhan gizi masyarakat yang bersumber dari protein ikan,” ujar Kang Agil.

Baca juga:  Bupati Launching Dokter Masuk Kampung Sekaligus Donor Darah

Selain itu kata Kang Agil, ikan sugai sangat rentan terhadap perubahan kualitas air sungai apalagi di musim kemarau. Namun untuk kawasan tersebut sumber air sangat bagus jikapun kemarau panjang. Hanya saja keanekaragaman ikan lebih cepat mengalami penurunan dibandingkan dengan ekosistem lain jika datang musim kemarau.

Baraya Kang Agil usai menebar kebaikan di Sungai Cibentang Gunungguruh.| ist

“Kerusakan lingkungan ini biasanya diindikasikan dengan rendahnya keanekaragaman ikan dan besarnya dominasi komunitas ikan oleh spesies ikan kecil. Maka dari itu untuk mempertahankan ekosistem ini saya bersama Baraya Kang Agil kembali menebar ikan di lokasi sungai ini agar tidak punah,” tandasnya.

Baca juga:  Pelajar SMP Lakukan Aksi Tawuran, Bupati Sukabumi: Tekan Kepala Sekolah untuk Mencermati Anak Didiknya

Menurut dia, ancaman penurunan ikan disungai tersebut lebih besar dibandingkan di kawasan perairan lainnya. Penanda bahwa penurunan ekosistem yang disebabkan terjadinya dari kerusakan lingkungan itu ada, dilihat dari rendahnya keanekaragaman ikan dan munculnya dominasi spesies ikan kecil.

“Ya biasanya itu terjadi dengan adanya kegiatan-kegiatan yang menumpulkan ekosistem habitat ikan dengan cara di racun atau di setrum. Namun kami bersama kelompok perikanan siap menjaga habitat ikan dan sungai dari prilaku-prilaku tersebut,” pungkasnya.

Pos terkait