LINGKARPENA.ID – Perahu karet yang digunakan warga dan BPBD pada pencarian korban hanyut di arus Sungai Cibubuay Sagaranten, terbalik. Kejadian itu, saat tim relawan mencoba pencarian hari pertama Rabu 22 Desember 2021 pagi tadi.
Upaya pencarian warga yang hanyut selasa sore kemarin dilanjutkan pagi hari ini sekitar pukul 08:00 WIB. Namun, terjadi kendala peralatan dan kondisi sungai yang memiliki kontur variatif serta derasnya aliran sungai. Dalam upaya pencarian korban melalui penyisiran yang dilakukan oleh warga dan BPBD. Perahu karet nahas, terbaik saat digunakan relawan BPBD dan warga setempat.
“Arus cukup deras dan kontur bebatuan yang tidak beraturan di bagian tengah aliran sungai. Sehingga perahu tadi terbalik. Tadi lokasinya dekat jembatan Gaul,” kata Acong.
Tim SAR BPBD dan warga turun dari jarak 200 meter dari titik lokasi kejadian perahu terbalik. Perahu terhempas arus sungai dan menyebabkan tim yang ada di dalam perahu terjun ke sungai. Sedangkan perahu karet yang di tumpangi terjepit di arus aliran sungai disela bebatuan.
“Perahu terhempas arus sungai dan menyebabkan tim dalam perahu berhamburan terjun ke sungai. Alhamdulillah semua selamat,” tuturnya.
Sementara itu, Sekmat Sagaranten Ridwan mengatakan, pihaknya telah meminta bantuan Basarnas dalam upaya pencarian warga yang hanyut itu. Namun sejak kemarin hingga memasuki hari kedua kejadian, pihak Basarnas belum juga tiba di lokasi.
“Kami sudah menghubungi dan meminta bantuan Basarnas. Malah dari kemarin. Tapi hingga saat ini dihari kedua Basarnas belum juga tiba di lokasi,” kata Ridwan.
Masyarakat sekitar sangat menyayangkan keterlambatan Basarnas dalam merespon kejadian ini. Dikatakan warga yang melintas bernama Deden, seharusnya Basarnas merespon cepat untuk membantu pencarian warga. Basarnas dinilai lebih tepat melakukan pencarian tentunya dengan peralatan yang di miliki Basarnas.
“Kami sebagai masyarakat merasa Basarnas cukup lambat merespon permohonan bantuan warga kepada ini,” pungkas Deden, warga sekitar.
Hingga berita ini di turunkan tidak terdapat korban jiwa, kelima personil penyisiran selamat di bantu pertolongan warga di sekitar sungai.
Reporter: Aris Ram
Redaktur: Akoy Khoerudin






