Pergerakan Tanah, Kini Terjadi di Kecamatan Cikidang, 4 Rumah Terancam

Retakan pada rumah warga masyarakat yang diakibatkan dari bencana alam pergerakan tanah di Desa Sampora, Kecamatan Cikidang, baru-baru ini. | Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID – Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cikidang, merilis keterangan sementara bencana pergerakan tanah yang terjadi pada Rabu (2/3/2022) di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pergerakan tanah yang terdapat di Kampung Sampora Rt 01/05 Desa Sampora, Kecamatan Cikidang itu terjadi pada pukul 23:30 WIB malam hari. Akibat bencana tersebut sedikitnya 4 (empat) rumah warga terdampak.

Baca juga:  Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya, Ini Pesan Kepolisian Sukabumi

Bencana berawal disebabkan karena intensitas curah hujan yang cukup tinggi dikawasan desa Sampora. Akibatnya tanah yang terdapat pada lokasi labil terdapat retakan kemudian meluas dan terjadi retakan besar.

“Empat unit rumah terdampak retakan tanah. Sementara dua kondisi bangunan mengalami rusak sedang dan satunya rusak ringan,” menurut laporan P2BK melalui kepala desa setempat, yang disampaikan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi kepada media.

Baca juga:  Dapur Rumah Warga Parungseah Sukabumi Ambruk, P2BK Lakukan Penanganan Awal

Dijelaskan petugas P2BK Cikidang, setelah mendaptkan laporan yang disampaikan Kepala Desa Sampora itu, pihaknya segera berkoordinasi dengan Muspika setempat serta melakukan pendataan dan himbauan di lokasi terdekat pergerakan tanah tersebut.

“Kepala desa baru melaporkan kejadian ini siang tadi Minggu (6/3/2022) sekira pukul 12:30 Wib. Padahal peristiwa ini terjadi pada Rabu kemarin. Saat ini dibutuhkan kedaruratan logistik dan pengkajian getran oleh tim ahli,” pungkasnya.(*)

Baca juga:  Polisi Sudah Tangani Kasus Keracunan Es Cendol di Jampangtengah

Pos terkait