Perkim Menyayangkan, Aksi Vandalisme yang Merusak Keindahan Fasilitas Umum di Sukabumi

FOTO: Inilah salah satu aksi Vandalisme di Kabupaten Sukabumi yang mendapat kecaman dari Disperkim Kabupaten Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi menyayangkan adanya aksi vandalisme yang sering terjadi di beberapa taman seperti taman alun-alun palabuhanratu, gadobangkong maupun taman-taman yang lain yang telah di tata rapih oleh Pemerintah Daerah yang menyebabkan beberapa sarana dan prasarana taman rusak akibat coretan-coretan yang dibuat oleh oknum para pelaku vandalisme.

“Kita akan melakukan teguran mengingatkan kepada para pelaku vandlaisme, ini sarana prasarana publik jangan sampai ada corat coret,” janji Sekretaris Perkim Kabupaten Sukabumi Herdiawan Waryadi  kepada Lingkarpena.id, Kamis (18/7/2024).

Baca juga:  Disperkim Dukung Penuh Persiapan dan Penataan Jalur Lintasan Touring Ngabumi 2025

Pihaknya berjanji, kedepan akan melakukan pengawasan setiap harinya guna mengantisipasi adanya coretan-coretan yang muncul. Dan untuk memulihkan keindahan pihaknya saat ini melakukan pengecatan ulang di sarana dan prasarana taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) tersebut.

Ditambah, kata Herdiawan, fasilitas tersebut selama ini menjadi spot wisata yang sering dikunjungi masyarakat umum dan saat ini menjelang kedatangan para peserta Healthy Cities Summit (HCS) 2024 dari seluruh Indonesia.

Baca juga:  Disperkim Kabupaten Sukabumi Realisasikan 20 Rutilahu untuk Desa Kutasirna

“Semua kita akan lakukan mengecatan seperti di taman Bapeda, lapangan Cengehgar, taman-taman lain, termasuk RTH Citepus. Kita optimalisasi sarana prasana yang akan di kunjungi salah satunya alun alun Pelabuhanratu dan alun alun gadobangkong, itu yang menjadi spot di kunjungi oleh peserta dari Seluruh Indonesia terkait dengan peringatan HCS,” ujar Herdiawan.

Baca juga:  107 Personel Polres Sukabumi Kota Naik Pangkat

Herdiawan berharap, dengan dilakukannya pengecatan ulang ini, taman RTH di Palabuhanratu dan daerah sekitarnya akan semakin indah, bersih serta dapat dijadikan sebagai tempat rekreasi dan wisata bagi masyarakat Sukabumi serta tidak ada lagi tangan jahil yang merusak keindahan terutama aksi vandalisme.

“Tentunya juga bagi para wisatawan yang berkunjung ke daerah ini, akan merasakan kenyamana kalau sarana dan prasarana yang ada ini bersih,” tandasnya.

Pos terkait