LINGKARPENA.ID | Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi menyiapkan ratusan paket sembako bagi masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan donor darah selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Program ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada para pendonor sekaligus untuk menjaga ketersediaan stok darah di rumah sakit.
Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Sukabumi, dr. M. Ricky Julian Adhetia, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sekitar 400 paket berisi beras dan minyak goreng yang akan diberikan kepada para pendonor yang berhasil mendonorkan darahnya.
“Terdapat sekitar 400 paket beras dan minyak goreng yang kami siapkan untuk para pendonor yang berhasil mendonorkan darahnya selama bulan Ramadan,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, selama bulan puasa jumlah masyarakat yang melakukan donor darah biasanya mengalami penurunan. Padahal kebutuhan darah di berbagai rumah sakit tetap stabil setiap bulannya.
“Biasanya jumlah pendonor di bulan Ramadan memang berkurang, sementara kebutuhan darah di rumah sakit tetap sama. Program ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus upaya menjaga ketersediaan darah,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan donor darah tetap aman dilakukan meskipun sedang menjalankan ibadah puasa, selama kondisi tubuh dalam keadaan sehat.
“Mari manfaatkan kesempatan ini untuk berdonor darah. Selain membantu sesama yang membutuhkan, donor darah juga baik untuk kesehatan tubuh,” tambahnya.
Selain memberikan paket sembako kepada pendonor, PMI Kabupaten Sukabumi juga memastikan layanan donor darah tetap beroperasi selama 24 jam sepanjang bulan Ramadan, sehingga masyarakat dapat datang kapan saja untuk mendonorkan darahnya.
“Selama bulan Ramadan pelayanan donor darah tetap dibuka selama 24 jam,” pungkasnya.






