Polisi Gagalkan Tawuran Belasan Pelajar dan Sita Senjata Tajam di Sukabumi

Inilah sejumlah Pelajar yang diamankan Polsek Parungkuda, Polres Sukabumi.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Kepolisian Resor Sukabumi berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran antar pelajar di wilayah hukum Polsek Parungkuda Kabupaten Sukabumi, Jumat 4 Agustus 2023.

Sedikitnya 18 pelajar yang diduga terlibat dalam insiden tersebut berhasil diamankan oleh anggota Polsek Parungkuda dan Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi, sekitar pukul 15.35 WIB sore.

Tim gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Parungkuda dan Satlantas Polres Sukabumi berhasil mengantisipasi rencana aksi tawuran yang dapat membahayakan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Baca juga:  Tak Pakai Helm Saat Berkendara, Polisi Berikan Teguran Pengendara di Bunderan Sukaraja

“Sebanyak 16 pelajar laki-laki dan 2 pelajar perempuan diamankan anggota kami,” ujar Kapolres Sukabumi, kepada awak media.

Selain berhasil mengamankan para pelajar, polisi juga menyita sejumlah senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam tawuran tersebut.

“Terdapat 3 celurit dan 1 gergaji yang berhasil disita oleh petugas sebagai barang bukti,” tandas Maruly.

Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede ini dalam keterangannya menyampaikan, pihaknya telah melakukan upaya-upaya untuk menanggulangi potensi konflik di kalangan pelajar.

Baca juga:  Cegah Kasus Gagal Ginjal Akut, ini Peran Polisi dan Nakes di Sukabumi

“Kami melakukan penindakan sejak dini untuk mencegah terjadinya tawuran dan potensi kerusuhan di kalangan pelajar. Tindakan tegas dilakukan untuk menjaga keamanan dan keselamatan seluruh warga masyarakat, terutama dalam lingkungan sekolah,” tambahnya.

Dijelaskan Maruly, Tim gabungan juga melakukan pendataan identitas para pelajar yang diamankan dan menjalankan proses interogasi guna mengungkap motif dan latar belakang dari rencana tawuran tersebut.

Baca juga:  Beda! Ini Fakta Pelaksanaan Operasi Lodaya di Polres Sukabumi

“Sudah, pihak kepolisian juga telah menghubungi orang tua dan pihak sekolah terkait para pelajar yang terlibat dalam insiden ini,” ujarnya.

Maruly menambahkan, pihaknya telah memerintahkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Sukabumi untuk memastikan keamanan dan hak-hak para pelajar yang terlibat dalam insiden tersebut.

“Tindakan preventif dan pencegahan akan terus dilakukan untuk menghindari potensi tindakan kekerasan di kalangan pelajar di wilayah Sukabumi,” pungkasnya.

Pos terkait