Pos Damkar VII Jampangkulon Gelar Edukasi Bersama Puluhan Siswa TK

FOTO: Suasana riuh ramai dan gembira para anak-anak TK saat berinteraksi bersama petugas Pos Damkar VII Jampangkulon.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Suasana keceriaan tampak di Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/10/2025). Sebanyak 35 siswa Taman Kanak-kanak (TK) dari wilayah setempat mengikuti kegiatan pengenalan profesi pemadam kebakaran yang digelar oleh petugas Pos Damkar Jampangkulon.

Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini menjadi pengalaman baru bagi para siswa. Mereka diperkenalkan pada berbagai tugas serta peralatan yang digunakan oleh petugas Damkar dalam menjalankan misi penyelamatan. Mulai dari alat pelindung diri, selang air, hingga unit kendaraan pemadam menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak.

Baca juga:  Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi Perkuat Peran Serta Masyarakat di Setiap Tahapan Proses Perencanaan Pembangunan Daerah

Petugas Damkar Pos VII Jampangkulon, Aldi H, mengungkapkan bahwa antusiasme anak-anak begitu luar biasa. “Mereka sangat bersemangat mengikuti kegiatan ini. Banyak di antara mereka yang sudah akrab dengan sosok petugas pemadam dan ingin mencoba peralatannya,” ujarnya.

Menurut Aldi, kegiatan ini juga bertepatan dengan pembelajaran bertema api dan air di sekolah. Karena itu, pengenalan profesi Damkar dianggap relevan sekaligus edukatif.

Baca juga:  Harga Kebutuhan Pokok di Sukabumi Relatif Stabil, Disdagin Pantau Potensi Kenaikan Jelang Akhir Tahun

“Anak-anak kami ajak mengenal bagaimana petugas memadamkan api, menolong korban kebakaran, sampai membantu evakuasi saat banjir. Mereka juga kami beri kesempatan untuk naik ke mobil Damkar,” tambahnya.

Lebih dari sekadar kegiatan rekreasi edukatif, pengenalan profesi ini memiliki nilai pembelajaran karakter. Aldi menegaskan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin menanamkan semangat kepedulian dan tolong-menolong sejak dini.

Baca juga:  Hut Ke 104 Damkar, Bupati Sukabumi: Minta Berikan Layanan Terbaik Kepada Masyarakat

“Kami berharap anak-anak belajar bahwa pekerjaan pemadam bukan hanya soal memadamkan api, tapi juga tentang empati dan keberanian membantu sesama,” jelasnya.

Dengan wajah gembira dan penuh rasa ingin tahu, anak-anak TK Jampangkulon pun tampak menikmati setiap momen kegiatan. Melalui pengalaman langsung seperti ini, diharapkan mereka tak hanya mengenal profesi Damkar, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berani, peduli, dan sigap dalam menghadapi situasi darurat.

Pos terkait