Pria di Sukabumi Ditemukan Tewas di Kebun, Ini Kronologinya

Petugas saat akan mengevakuasi korban di kebun yang meninggal dunia usai membakar lahan alang-alang.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Geger seorang pria ditemukan tewas di kebunnya sendiri. Diduga korban tersengat api saat membakar lahan alang-alang di Kampung Cibarengkok, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi.

Diketahui pria tersebut adalah Lukman (62). Peristiwa tragis tersebut terjadi pada hari Kamis, 28 Desember 2023, sekitar pukul 18.00 Wib.

Menurut keterangan Kapolsek Sagaranten, AKP Deni Miharja mengatakan, peristiwa itu bermula sebelumnya Lukman berangkat dari rumah menuju kebunnya untuk membakar lahan alang-alang.

Baca juga:  16 Bangunan Terbakar di Jampangtengah, Kerugian Capai Rp3,5 Miliar

“Berawal warga (saksi) merasa curiga karena Lukman tidak muncul ke masjid untuk shalat berjamaah. Kemudian mereka mengecek kebun dan menemukan korban tergeletak sudah meninggal dunia dengan luka bakar di kaki, pinggang sebelah kanan dan kepala bagian kanan,” Deni Miharja dalam keterangannya.

Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede melalui Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Aah Saepul Rohman menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga, korban ini kehabisan nafas karena terlalu banyak menghirup asap. Mengingat korban ini memiliki riwayat penyakit darah tinggi.

Baca juga:  Seorang Wanita Meregang Nyawa di Tangan ODGJ di Pabuaran Sukabumi

Usai menerima laporan petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dengan mengamankan lokasi. Kondisi awal mayat langsung diperiksa dan koordinasi dilakukan dengan keluarga korban.

Dari lokasi juga petugas mengamankan barang bukti milik korban berupa golok, handphone, motor Supra X, dan satu batang pohon aren turut diamankan.

“Korban langsung dievakuasi oleh anggota Polsek Sagaranten bersama pihak Kecamatan, Puskesmas dan warga setempat,” jelasnya.

Baca juga:  Berebut Anak, Berujung Bakar Rumah Kontrakan di Selabintana Sukabumi

Evakuasi korban selesai sekitar pukul 21.00 Wib dan almarhum rencananya akan dimakamkan di Kabupaten Cianjur. Pihak keluarga menolak dilakukannya autopsi.

“Dalam kejadian ini, sementara penyelidikan menyimpulkan bahwa kejadian ini merupakan kecelakaan saat membuka lahan di kebun pribadi korban,” pungkasnya.

Pos terkait