Pribahasa “Mulutmu Harimaumu” Ratusan Guru di Sukabumi Geruduk Kantor Camat Sukalarang

Ratusan guru saat mnggelar aksi di depan kantor Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi.| foto: [reaksinews]

LINGKARPENA.ID | Karena pernyataannya yang dianggap merendahkan profesi guru, Camat Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Hj. Ratu Badrijawati, diprotes ratusan guru dengan menggelar orasi di halaman kantor Kecamatan Sukalarang, pada Senin (2/12/2024).

Para pahlawan tanpa tanda jasa ini dalam orasinya menuntut Camat Sukalarang meminta maaf atas pernyataan kontroversinya. Selain itu para guru ini pun meminta Hj. Ratu Badrijawati untuk mundur dari posisinya sebagai bagian dari set PPK Sukalarang.

Baca juga:  Rapat Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi Usulkan Dua Raperda Ini

Informasi didapat, kemarahan para guru berawal dari Hj. Ratu Badrijawati yang mengatakan bahwa kinerja guru jelek, tidak berkompeten dan aneh kenapa guru bisa lolos menjadi penyelenggara di Pilkada.

Menanggapi kejadian itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha yang dihubungi lingkar pena id lewat saluran telepon mengatakan, peristiwa itu terjadi karena ada miskomunikasi. Selain itu, kata Eka Nandang permasalahannya pun sudah diselesaikan.

Baca juga:  Lukai Anak dan Bapak, Pohon Tumbang Timpa Rumah di Cisolok Sukabumi 

“Oh ya benar tadi ada kejadian dimana sejumlah guru melakukan aksi protes di Kecamatan Sukalarang. Itu karena miskomunikasi saja… Dan permasalahannya pun sudah diselesaikan,” ujar Eka Nandang.

Sementara Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sukabumi, H. TB. Wahid Ansor, kepada lingkar pena.id mengaku belum tahu kronologisnya dan tidak menerima laporan terkait peristiwa itu.

“Maaf saya belum tahu pasti kronologis kejadiannya. Dan saya tidak menerima laporan. Pagi tadi saya ada kegiatan, ikut seminar bersama Wamen di UMMI,” ujarnya.

Baca juga:  Rangkaian HJKS Ke 154, Masyarakat Antusias Ikuti Senam Sehat dan Jalan Santai 

Ketika lingkar pena.id mencoba mengkonfirmasi ke Camat Sukalarang melalui perpesanan Whatshapp tak ada tanggapan walau chat yang dikirim terlihat sudah dibacanya.

Informasi lain mengatakan bahwa kejadian tersebut sudah diselesaikan, Camat Sukalarang sudah meminta maaf dan mengakui adanya pernyataan pernyataan yang dia lontarkan. Permintaan maaf dilakukan camat Sukalarang disaksikan unsur Forkopimcam lainnya.

Pos terkait