Pemkab Sukabumi Gelar Hari AIDS Sedunia, Ini Pesan Bupati Marwan

FOTO: Bupati Sukabumi H Marwan Hamami saat memberikan cendera mata sebagai rangkaian Hari AIDS Sedunia di Kabupaten Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperingati Hari AIDS Sedunia di Hotel Salabintana, Senin, 2 Desember 2024. Kegiatan yang mengambil tema “Hak Setara Untuk Semua, Bersama Kita Bisa Ini” yang diikuti langsung Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, Sekda Ade Suryaman, Forkopimda dan para kepala perangkat daerah.

Dalam kesempatan tersebut, H. Marwan menyebutkan, kegiatan ini sebagai momentum menyadarkan masyarakat terkait HIV/AIDS yang masih ada. Selain itu, sebagai ajakan untuk bersatu padu menanggulangi penyakit tersebut.

Baca juga:  Diskusi Pertanian, FDSI dan SMSI Sukabumi Raya Hadirkan Ayep Zaki

“Ini momentum untuk menyadarkan kita dan bersatu mencegah penularan HIV/AIDS,” ujarnya.

Selain itu, hal ini menjadi ajang diskusi bersama pentahelix. Terutama dalam menemukan gagasan menanggulangi HIV/AIDS.

“Perlu langkah strategis dan bekerjasama untuk menanggulangi HIV/AIDS,” ucapnya.

Terutama dari sisi edukasi kepada lingkungan masyarakat. Hal itu supaya masyarakat memahami secara gamblang terkait HIV/AIDS.

Baca juga:  Pemkab dan DPRD Sukabumi Sepakati Kebijakan Umum Anggaran dan PPAS Tahun 2026

“Edukasi di lingkungan itu penting, supaya masyarakat paham terkait HIV/AIDS,” ungkapnya.

Oleh karena itu, H. Marwan mengajak semua pihak untuk terus berperan. Sehingga HIV/AIDS dapat seger tertanggulangi.

“Mari kita bersama-sama menanggulanginya dengan peran masing masing pentahelix. Terima kasih atas komitmen serta kontribusinya,” ajaknya.

Ketua Harian I Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi Boyke Martadinata menambahkan, kegiatan ini diselenggarakan untuk memperkuat kerjasama dan koordinasi antara semua stakeholder terkait. Terutama dalam upaya pengendalian HIV/AIDS.

Baca juga:  Pemkab Sukabumi Berduka: Sekretaris DKUKM Ina Sri Inayati S Tutup Usia

“Bersama kita menanggulangi HIV/AIDS. Termasuk mengurangi stigma masyarakat terhadap para penderita HIV/AIDS,” pungkasnya

Pos terkait