Rakor KLA, Ini Kata Sekda Kabupaten Sukabumi

Sekda Ade Suryaman didampingi Ketua PKK dan Dinas DP3A Kabupaten Sukabumi, saat menggelar rapat koordinasi KLA di Gedung Wanita Kabupaten Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman membuka Rapat Koordinasi Kabupaten soal KLA Kota Layak Anak yang berlangsung di Gedung Wanita Sukabumi Rabu, (13/04/23).

Rakor yang di inisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi ini, membahas berbagai upaya strategis dan sinkronisasi kegiatan di masing-masing lembaga untuk mendukung Kabupaten/Kota Layak Anak 2023.

Kepala Dinas DP3A Kabupaten Sukabumi Eki Radiana Rizki menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan untuk percepatan Kabupaten Sukabumi menjadi Kabupaten Layak anak.

Baca juga:  10 Orang Diduga Keracunan Makanan di Sukabumi 

“Tentunya hal ini melalui penyamaan persepsi gugus tugas dalam tahapan KLA, memahami dan komitmen dalam penyusunan kegiatan yang berorientasi pada pemenuhan hak anak,” singkatnya.

Sementara itu Ketua PKK Hj. Yani Jatnika Marwan menyatakan, jajaran PKK baik yang ada di Kecamatan maupun Desa siap berperan aktif dalam pemenuhan hak-hak anak.

“Melalui Rakor ini segala sesuatu masalah dalam pemenuhan hak-hak anak bisa kita diskusikan bersama sehingga Kabupaten Sukabumi akan bisa meraih KLA 2023,” imbuhnya.

Baca juga:  Begini Pesan Bupati Marwan Usai Tinjau Lokasi Longsor Cibadak

Ditempat yang sama Sekda mengungkapkan, Rakor Gugus tugas KLA ini diadakan sesuai dengan komitmen dan upaya Pemerintah daerah untuk mewujudkan Sukabumi menjadi Kabupaten Layak Anak.

Selain itu Pemkab juga mendorong pelaksanaan kebijakan untuk mengakselerasikan terwujudnya Kabupaten Layak Anak secara menyeluruh pada semua sektor.

“Jadi tujuannya bukan semata mengejar predikat KLA saja. Namun juga diarahkan agar mampu melakukan aksi nyata, kerja keras serta kerja nyata di lapangan dengan melibatkan seluruh perangkat daerah dengan tugas dan perannya masing-masing,” jelas Sekda.

Baca juga:  Kades Cisolok Sebut Pemerintah Kurang Perhatian

Kedepan, lanjut Sekda, diharapakan pemenuhan hak-hak anak untuk hidup tumbuh dan berkembang dapat terjamin.

“Saya mengajak semua pihak untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan risiko terhadap anak dalam segala bentuk. Mulai dari eksploitasi, penelantaran, dan kekerasan terhadap anak,” pungkasnya.(*)

Pos terkait