LINGKARPENA.ID | Ratusan pengemudi ojek online (ojol) asal Sukabumi yang tergabung dalam Perkumpulan Ojol Sukabumi dengan semangat “All for One”, melakukan pergerakan bersama menuju Lembur Pakuan, kediaman Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Bapa Aing), pada Kamis (5/2/2026).
Sebelum keberangkatan, para peserta aksi terlebih dahulu berkumpul di Sekretariat All for One yang berlokasi di Jalan R.A. Kosasih, Sukabumi, Jawa Barat. Dari titik kumpul tersebut, rombongan berangkat secara serentak pada pukul 06.00 WIB.
Koordinator Perkumpulan Ojol Sukabumi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konsolidasi serta silaturahmi antar sesama pengemudi ojol. Selain itu, pergerakan menuju Lembur Pakuan juga menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi secara santun dan bermartabat.
“Ini bukan sekadar perjalanan, tetapi simbol kebersamaan. Satu untuk semua, semua untuk satu. Kami ingin menunjukkan bahwa ojol Sukabumi solid, tertib, dan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan,” ujar salah seorang perwakilan panitia.
Menurutnya, semangat “All for One” menggambarkan tekad persatuan para pengemudi ojol, tanpa membedakan latar belakang komunitas maupun platform yang digunakan. Mereka ingin menunjukkan bahwa solidaritas ojol Sukabumi dibangun atas dasar kekompakan dan kepedulian terhadap sesama.
Selain menjadi ajang mempererat persaudaraan, pergerakan menuju Lembur Pakuan juga dimaknai sebagai bentuk dukungan moral serta harapan agar aspirasi para pengemudi ojol semakin diperhatikan oleh pemerintah daerah, khususnya terkait kesejahteraan dan perlindungan pekerja sektor transportasi daring.
Dalam video yang beredar, salah seorang peserta turut menyampaikan seruan kepada pemerintah daerah.
“Kami bersama perkumpulan All for One dari ojol Sukabumi. Mudah-mudahan hari ini kita di Lembur Pakuan menyuarakan apa yang menjadi keinginan ojol di Sukabumi. Hei Wali Kota, hei Bupati, dengarkan suara kami,” ucapnya dalam video tersebut.
Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah lebih peka terhadap kondisi para pengemudi ojol. Bahkan, dalam pernyataannya, ia menegaskan bila pemerintah daerah tidak mampu menyelesaikan persoalan yang ada, maka diharapkan gubernur dapat turun tangan.
“Kalau Anda tidak bisa bekerja, biar gubernur kami yang turun,” tambahnya.
Panitia aksi juga mengimbau seluruh peserta untuk tetap menjaga ketertiban selama perjalanan, mengutamakan keselamatan berlalu lintas, serta mematuhi arahan koordinator lapangan. Identitas kebersamaan yang mereka usung diharapkan tercermin melalui sikap santun, kompak, dan bertanggung jawab di jalan.
Dengan mengusung slogan “All for One”, Perkumpulan Ojol Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus bergerak bersama, saling menguatkan, serta memperjuangkan kepentingan para pengemudi ojol secara damai dan konstruktif.






