Relawan KDM Barisan Gawe Rancage Prabo 08 Sambangi Kediaman Siswi yang Mengidap Jantung Bocor

LINGKARPENA.ID | Seorang siswi SDN Gunung Cabe di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, tengah berjuang melawan penyakit jantung bocor serta penyumbatan pernapasan. Kondisi Silvi, yang berasal dari keluarga kurang mampu, menyita perhatian publik setelah kabar sakitnya viral dan mengundang simpati luas.

 

Diketahui Silvi hidup dalam keterbatasan ekonomi setelah ayahnya meninggal dunia. Ibunya menjadi satu-satunya penanggung jawab keluarga, membuat mereka kesulitan memenuhi biaya pengobatan. Pihak sekolah dan warga sekitar berharap adanya bantuan dari pemerintah daerah maupun tokoh publik, termasuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang dikenal aktif memberikan dukungan kemanusiaan.

Baca juga:  Sumringah, Warga Jayanti Palabuhanratu Dapat Bantuan Rutilahu dari PLTU

 

Mendengar kabar mengenai kondisi Silvi, Gubernur Dedi Mulyadi langsung merespons cepat dan memastikan akan memfasilitasi perawatan medis untuk Silvi tanpa hambatan biaya. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa Silvi ke rumah sakit agar mendapat penanganan terbaik.

 

Sebagai tindak lanjut dari respons tersebut, tim relawan KDM segera bergerak ke lokasi. Egi Sonia, relawan KDM Barisan Gawe Rancage Prabo 08 Kota/Kabupaten Sukabumi, bersama staf kesehatan KDM Kang Sulor Purwa, langsung mengunjungi kediaman Silvi di Kampung Cimaja Girang, Kecamatan Cikakak.

Baca juga:  Relawan Arief Rachman Layani Rakyat Bergerak Untuk UMKM Buatkan NIB dan BPJS Ketenagakerjaan

 

Kedatangan tim KDM bertujuan memastikan kondisi Silvi sekaligus melakukan investigasi lapangan berdasarkan instruksi langsung Gubernur Dedi Mulyadi.

 

“Kami datang untuk memastikan kondisi adik Silvi dan mengecek kebenaran informasi yang beredar. Instruksi dari Kang Dedi Mulyadi sangat jelas: anak ini harus segera dibantu dan dibawa berobat. Kami sedang menyiapkan segala kebutuhan agar proses rujukan dan pengobatannya bisa berjalan secepat mungkin,” ujar Egi Sonia, relawan KDM.

 

Tim KDM memastikan bahwa seluruh proses administrasi dan pendampingan medis akan diurus hingga Silvi mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Mereka juga terus berkoordinasi dengan pihak keluarga, sekolah, serta tenaga kesehatan setempat.

Baca juga:  Sinergitas Bahu-Membahu Urai Material Longsor di Jalan Sagaranten-Kalibunder Sukabumi

 

Pihak sekolah dan keluarga Silvi mengungkapkan rasa harunya atas perhatian cepat pemerintah dan para relawan. Mereka berharap Silvi dapat segera pulih dan melanjutkan pendidikannya seperti biasa.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa masih banyak anak di daerah terpencil yang membutuhkan akses kesehatan yang memadai. Peran aktif pemerintah serta tokoh publik seperti Gubernur Dedi Mulyadi dinilai sangat penting untuk mempercepat penanganan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pos terkait