LINGKARPENA.ID | Guyuran hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (22/11/2025) memicu terjadinya bencana tanah longsor di beberapa titik. Laporan harian Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat sedikitnya empat lokasi mengalami dampak longsoran dengan tingkat kerusakan berbeda.
Peristiwa pertama terjadi di Kecamatan Cikakak pada Sabtu (22/11) sekitar pukul 14.30 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras. Longsor dilaporkan terjadi di Kampung Gandasoli RT 001 RW 003, Desa Gandasoli, serta Kampung Cikurutug RT 002 RW 005, Desa Cirendang.
Di Gandasoli, longsor menyebabkan kerusakan pada Tembok Penahan Tanah (TPT) Madrasah Diniyah Hidayatul Athfal. Sementara di Cikurutug, material longsor menimpa rumah milik Kamal.
“Longsoran tanah menimpa rumah milik Bapak Kamal di Kampung Cikurutug RT 002 RW 005 Desa Cirendang. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini,” ujar P2BK Cikakak, Agus Mahardika.
Tujuh Rumah Terancam di Parungkuda
Masih pada Sabtu (22/11), sekitar pukul 17.30 WIB, longsor juga terjadi di Kampung Babakan Peundeuy RT 02/02, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda. Hujan lebat mengakibatkan erosi tebing yang kemudian mengancam tujuh rumah warga.
Rumah-rumah yang terdampak berasal dari keluarga:
Epen (1 KK / 6 jiwa), Uday (1 KK / 5 jiwa)
Nenih (1 KK / 2 jiwa), Wawan (1 KK / 3 jiwa)
Dedih (1 KK / 4 jiwa), Ade Maryadi (1 KK / 2 jiwa), Wulan (1 KK / 3 jiwa), Yanti (1 KK / 4 jiwa), dan Cicih (1 KK / 1 jiwa)
Selain mengancam permukiman, sebagian jalan lingkungan turut terbawa longsor akibat kikisan aliran sungai. Tidak ada korban luka maupun jiwa dilaporkan.
Longsor dan Kerusakan Rumah di Simpenan
Peristiwa longsor pada hari sebelumnya, Jumat (21/11) pukul 22.00 WIB, juga dilaporkan terjadi di Kampung Cikopeng RT 05 RW 17, Desa Cidadap, dan Kampung Ciengang RT 001 RW 002, Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan.
Rumah milik Saim (1 KK / 5 jiwa) mengalami kerusakan cukup serius setelah dinding bagian dapur jebol setinggi 3 meter dan lebar 5 meter sehingga keluarga tersebut harus mengungsi.
Pada waktu yang sama, rumah milik Ayi Rohmat di Kampung Ciengang mengalami kerusakan pada bagian atap akibat angin kencang dan pelapukan struktur. Ukuran kerusakannya mencapai panjang 3 meter dan lebar 4 meter. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
TPT Rumah Warga Longsor di Cicantayan
Masih pada Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WIB, longsor juga terjadi di Kampung Cikareo RT 06 RW 05, Desa Sukadamai, Kecamatan Cicantayan. TPT rumah milik Cece longsor dengan dimensi panjang 20 meter dan tinggi 5 meter hingga menimpa bagian dapur. Terdapat dua KK dengan total delapan jiwa yang terdampak, namun tidak ada korban luka maupun jiwa.






